Penulis Utama : Abdullah Basuki
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : B0416001
Tahun : 2021
Judul : Perilaku Politik Kontestan Pemilu Dalam Pemilu Tahun 1999 di Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ilmu Budaya - 2021
Kolasi :
Sumber : UNS - Fak. Ilmu Budaya, Jur. Ilmu Sejarah - B0416001 - 2021
Subyek : KERUSUHAN, PEMILU 1999, PDI PERJUANGAN, SURAKARTA.
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  (1) Kondisi  sosial politik  kota Surakarta pada tahun  1999, (2) Konflik  politik  dalam proses pemilu  di Surakarta tahun 1999, (3) Dampak hasil pemilu  tahun 1999 bagi kehidupan  sosial politik  di Surakarta.

Sesuai dengan  tujuan  penelitian  ini,  maka metode yang  digunakan  dalam penelitian  ini  adalah  penelitian  sejarah,  yang  meliputi  langkah  Heuristik, Kritik Sumber (Kritik Intern dan Kritik Ekstern), Interpretasi data dan tahap terakhir yaitu Historiografi.   Sumber  yang  digunakan   dalam  penelitian   ini  berupa  arsip  dan dokumen terkait pemilihan umum tahun 1999 di kota Surakarta serta kronologi dan dampak  kerusuhan  1999 di kota Surakarta,  laporan  Badan Pusat Statistik  (BPS) kota Surakarta, koran dan surat kabar sejaman,  serta wawancara langsung  dengan narasumber   berkaitan.   Penelitian   ini   juga  dilengkapi   dengan   sumber-sumber sekunder yang diperoleh  dari buku referensi,  artikel yang berkaitan,  dan penelit ia n terdahulu  yang masih berkaitan dengan tema yang diambil dalam penelitian  ini.

Berdasarkan analisis  dari berbagai sumber yang telah diperoleh,  dapat disimpulkan  bahwa perilaku  politik  peserta pemilu  dalam  pemilu  tahun  1999 di Surakarta menyebabkan  terjadinya  aksi kerusuhan.  Berawal dari PDI Perjuangan yang  mendapatkan   mayoritas   suara  di  Surakarta  dan  kemenangan   di  tingkat nasional,  membuat  para pendukung  yakin akan memperoleh  kursi presiden untuk Megawati.  Namun pada saat Sidang  Umum  (SU) MPR dalam agenda pemiliha n presiden,  yang dilakukan  secara voting,  Megawati kalah suara dari Gus Dur yang diusung  oleh Poros Tengah.

Massa  pendukung Megawati   merasa   kecewa,  kurang   bisa  menerima kekalahan   dengan  baik.  Massa  yang  mengatasnamakan   pendukung   Megawati tersebut  meluapkan  rasa kekecewaannya  dengan  melakukan  berbagai  kerusakan dan pembakaran di kota Surakarta. Kerusuhan yang terjadi dalam satu hari tersebut memberikan  beberapa dampak bagi kehidupan  sosial politik  di Surakarta. Sehari setelah kerusuhan,  Megawati berhasil  mendapatkan  kursi wakil presiden mendampingi Gus Dur.  Dengan demikian  maka kondisi kota Surakarta berangsur - angsur pulih.

Kata Kunci : Kerusuhan,  Pemilu  1999, PDI Perjuangan,  Surakarta.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Suharyana, M.Pd.
2. Umi Yuliati S.S., M. Hum.
Catatan Umum : validasi bambang
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya