Penulis Utama : Mohamad Triaji
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0416040
Tahun : 2021
Judul : Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perilaku Pencarian Informasi Berbasis Digital oleh Penyuluh Pertanian di Provinsi Jawa Tengah
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2021
Kolasi :
Sumber : UNS - Fak. Pertanian, Jur. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian - H0416040 - 2020
Subyek : INFORMASI BERBASIS DIGITAL, PENYULUH PERTANIAN, JAWA TENGAH
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Metode  penelitian  yang  digunakan  adalah  metode  kuantitatif.  Lokasi
penelitian ditentukan secara sengaja (purposive) yaitu Provinsi Jawa Tengah dengan pertimbangan bahwa Provinsi Jawa Tengah merupakan wilayah dengan jumlah anggota Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) terbanyak dibandingkan wilayah provinsi lain. Populasi pada penelitian ini adalah penyuluh pertanian yang merupakan anggota PERHIPTANI Wilayah Provinsi Jawa Tengah sejumlah 2631 penyuluh. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan jenis accidental sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 155 responden dengan kriteria sampel yaitu penyuluh pertanian PNS yang tergabung dalam PERHIPTANI Wilayah Jawa Tengah serta memiliki setidaknya 1 perangkat digital yang digunakan secara aktif dalam kegiatan pencarian informasi berbasis digital. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif, analisis verifikatif (uji validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik (uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas), serta analisis regresi linier berganda (persamaan regresi, uji simultan, uji parsial, dan koefisien determinasi).

 

Gambaran responden penelitian ini yaitu: (1) sebagian besar responden pada penelitian  ini  berjenis  kelamin  laki-laki;  (2)  lokasi  wilayah  tersebar  di  32
Kabupaten/Kota di Jawa Tengah dan sebesar 22?rasal dari Kabupaten Cilacap; (3) sebagian besar penyuluh pertanian dalam responden penelitian ini memiliki 2 perangkat digital yaitu smartphone dan laptop; (4) sebagian besar penyuluh pertanian dalam responden penelitian ini memiliki jumlah desa binaan lebih dari 1; dan (5) sebagian besar penyuluh pertanian dalam responden penelitian ini telah mengikuti kursus atau webinar dalam rangka meningkatkan kompetensi digital.
Hasil analisis perilaku pencarian informasi berbasis digital oleh penyuluh pertanian di Jawa Tengah sudah berada pada kategori tinggi. Seluruh penyuluh pertanian dalam responden penelitian ini sudah melaksanakan seluruh tahapan dari perilaku pencarian informasi berbasis digital. Tahapan awal (starting) yaitu penyuluh menentukan topik informasi yang akan dicari dan bertanya pada seorang ahli dalam bidangnya, tahapan perangkaian (chaining) yaitu penyuluh merangkai catatan-catatan kecil atau keyword yang akan dicari, tahapan penelusuran (browsing) yaitu penyuluh mulai melakukan penelusuran informasi di internet dengan mengetikkan kata kunci pada kotak pencarian, tahapan diferensiasi (differentiating) yaitu penyuluh memilah dan memilih sumber informasi berdasarkan relevansi yang dibutuhkan oleh penyuluh, tahapan pemantauan (monitoring) yaitu penyuluh menyiapkan pengembangan lebih lanjut dari sumber informasi yang diakses di internet dengan melihat apakah informasi yang didapat berdasarkan fakta atau opini, tahapan pengolahan (extracting) yaitu penyuluh mulai mengolah informasi yang didapat menjadi sebuah materi penyuluhan yang berkualitas, tahapan verifikasi (verifying) yaitu penyuluh memperhatikan kredibilitas maupun reputasi sumber informasi yang telah didapat termasuk mencantumkan sumber informasi, tahapan akhir (ending) yaitu penyuluh menyimpan dan mengemas informasi yang telah diolah ke dalam berbagai format seperti word, power point, atau print-out.
Hasil analisis kemampuan literasi digital penyuluh pertanian sebagian besar berada pada kategori tinggi pada kedua dimensi yaitu dimensi informasi dan literasi data serta komunikasi dan kolaborasi. Usia penyuluh pertanian Provinsi Jawa Tengah sebagian besar tergolong usia muda yaitu 30-39 tahun. Tingkat pendidikan formal penyuluh pertanian sebagian besar berada pada kategori tinggi yaitu telah menyelesaikan program sarjana. Pengalaman kerja penyuluh pertanian sebagian besar berada pada kategori tinggi yaitu diatas 10 tahun. Tingkat penggunaan media oleh penyuluh pertanian berada pada kategori tinggi.
Hasil analisis pengaruh antara variabel independen yaitu kemampuan literasi
digital, usia, tingkat pendidikan formal, pengalaman kerja, dan tingkat penggunaan media signifikan terhadap variabel dependen yaitu perilaku pencarian informasi berbasis digital yaitu kemampuan literasi digital, tingkat pendidikan formal, dan pengalaman kerja berpengaruh signifikan terhadap perilaku pencarian informasi berbasis digital oleh penyuluh pertanian. Sedangkan variabel  usia dan tingkat penggunaan  media  tidak  berpengaruh  signifikan  terhadap  perilaku  pencarian

 

informasi berbasis digital oleh penyuluh pertanian. Nilai koefisien determinasi (R2) adalah 0,656. Hal ini menunjukkan bahwa 69,1% variasi perilaku pencarian informasi dapat dijelaskan oleh variabel kemampuan literasi digital, usia, tingkat pendidikan formal, pengalaman kerja, dan tingkat penggunaan media sedangkan sisanya 30,9% merupakan variabel yang belum diteliti pada penelitian ini.
Berdasarkan hasil analisis tersebut, PERHIPTANI diharapkan dapat menjadi
jembatan dalam memfasilitasi penyuluh dalam mendukung peningkatan kompetensi digital oleh penyuluh pertanian yang berkaitan dengan fasilitas maupun akses internet yang digunakan penyuluh pertanian. PERHIPTANI sebagai organisasi profesi penyuluh pertanian Indonesia perlu mempertahankan dan meningkatkan kegiatan pelatihan, kursus, seminar, kerja sama lembaga profesi sebagai bentuk pengembangan kualitas anggota (penyuluh pertanian) khususnya dalam hal kompetensi digital. Perlu diadakannya penelitian lebih lanjut dan mendalam mengenai literasi digital khususnya pada penyuluh pertanian karena penelitian ini masih jarang dan sangat dibutuhkan data mengenai tingkat literasi digital penyuluh pertanian. Penelitian yang akan mendatang diharapkan menggunakan sampel yang lebih banyak sehingga hasil dari analisis ini lebih akurat dan perlu ditambahkannya variabel lain yang memengaruhi perilaku pencarian informasi oleh penyuluh di internet selain variabel yang telah diteliti.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lembar Pernyataan.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Dwiningtyas Padmaningrum, S.P., M.Si.
2. Dr. Sapja Anantanyu, S.P., M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian