Penulis Utama : Marshela Kristian Sari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : B0416036
Tahun : 2021
Judul : Organisasi Wanito Oetomo: Kedudukan dan Peran Dalam Pergerakan Nasional di Yogyakarta Tahun 1921-1943
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ilmu Budaya - 2021
Kolasi :
Sumber : UNS - Fak. Ilmu Budaya, Jur. Ilmu Sejarah - B0416036 - 2021
Subyek : ORGANISASI PEREMPUAN, ORGANISASI WANITO OETOMO, YOGYAKARTA.
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini membahas mengenai latar belakang berdirinya Organisasi Wanito   Oetomo   Yogyakarta,   kedudukan   Organisasi   Wanito   Oetomo   dalam Pergerakan Nasional di Yogyakarta, dan peran dari Organisasi Wanito Oetomo pada masa Pergerakan Nasional di Yogyakarta pada tahun 1921-1942.
Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi tahapan yaitu pemilihan topik, heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Data primer yang digunakan berupa Boekoe Pengetan (Gedenkboek) Wanito Oetomo Mataram tahun 1921-1932, Serat moegi koendjoek ing Pandjenengandalem Kanjeng Pangeran Hario Soorjaningprang ing Pakoealam pada tahun 1936 dan 1937, dan koran yang berbahasa   belanda   yaitu,   De   Locomotief,   De   Indische   Courant,   Algemeen Handelsblad voor Nederlandsch-Indie pada laman www.delpher.ln. Dari sumber tersebut diperoleh data-data sebagai dasar membangun fakta-fakta sejarah yang berkaitan dengan tema penelitian. Fakta sejarah lalu diinterpretasikan dan kemudian disajikan dalam kisah sejarah Organisasi Wanito Oetomo.
Hasil yang didapat dari penelitian ini yakni emansipasi perempuan lahir dari sebuah organisasi oleh Organisasi Putri Mardika pada tahun 1912 yang merupakan bentukan dari Boedi Oetomo. Sejak itu hingga pada tahun 1921 Organisasi Wanito Oetomo lahir dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan serta kualitas hidup para anggota tanpa harus keluar dari kewajibannya dalam rumah tangga.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kelahiran Organisasi Wanito Oetomo Yogyakarta dilatarbelakangi oleh kesenjangan antar kelompok masyarakat di Yogyakarta yang mengakibatkan perempuan tidak dapat mandiri sesuai dengan kemampuannya. Kedudukan organisasi ini terlihat dari keseriusan para pengurus dan anggota untuk menjalankan organisasi lewat keputusan yang diambil dalam AD/ART dan mendapat dukungan dari luar organisasi. Peran dari organisasi ini membantu perempuan untuk dapat memiliki keterampilan sehingga perempuan dapat  membantu  keluarga  atau  suami,  dan  memperjuangkan  hak-hak  perempuan lewat kegiatan dari dalam organisasi maupun dengan bekerjasama dengan organisasi perempuan yang lain. Dengan demikian, Organisasi Wanito Oetomo hadir memperjuangkan derajat dan martabat kaum perempuan sesuai dengan kebutuhan perempuan.

Kata Kunci: Organisasi Perempuan, Organisasi Wanito Oetomo, Yogyakarta.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lembar Pernyataan.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Warto, M.Hum
Catatan Umum : validasi bambang
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya