Penulis Utama : Sherina Adolvina Messakh
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0017195
Tahun : 2020
Judul : Hubungan Antara Katarak Post Fakoemulsifikasi Dengan Tingkat Kualitas Hidup Penderita
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Kedokteran - 2020
Kolasi :
Sumber : UNS - Fak. Kedokteran, Jur. Pendidikan Dokter - G0017195 - 2020
Subyek : KATARAK, FAKOEMULSIFIKASI, KUALITAS HIDUP
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Latar Belakang: Katarak adalah kondisi kekeruhan pada lensa mata yang umumnya terjadi pada orang usia lanjut. Katarak diketahui merupakan penyebab kebutaan tertinggi di Indonesia sehingga untuk mencegah hal tersebut dan membantu memperbaiki penglihatan penderita, metode operasi dipilih untuk menatalaksanai kondisi katarak. Kondisi penglihatan yang lebih baik akan berdampak pada kualitas hidup penderita. Terdapat beberapa teknik dalam operasi bedah katarak seperti Intracapsular Cataract Extraction (ICCE), Extracapsular Cataract Extraction (ECCE) dan teknik fakoemulsifikasi. Fakoemulsifikasi memiliki banyak keunggulan dibanding teknik operasi katak yang lain.

Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data dilakukan dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus – Desember 2020 dan didapatkan subjek penelitian sebanyak 30 orang. Subjek penelitian merupakan pasien post-operasi katarak metode fakoemulsifikasi di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan analisis bivariat uji Chi – Square jika data terdistribusi normal dan uji Mann Whitney jika data tidak terdistribusi normal menggunakan program Statistical Product and Service Solutions (SPSS).

Hasil: Pada penelitian ini didapatkan pendertia post-operasi fakoemulsifikasi memiliki rerata kualitas hidup baik (skor 88,45). Skor tiap kategori pertanyaan kuisioner didapatkan rerata > 80 dengan kategori pertanyaan “baca normal” memiliki skor terendah (81,75) dibandingkan kategori pertanyaan lain dan “mengenali orang” memiliki skor tertinggi (93,25). Hasil analisis terhadap variabel oernacu didapatkan bahwa jenis kelamin, usia, operator, serta pekerjaan tidak memiliki hubungan signifikan secara statistik (p > 0,05) terhadap kualitas hidup pasien.

Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai kualitas hidup penderita katarak post-operasi fakoemulsifikasi adalah baik.

Kata Kunci: Katarak, Fakoemulsifikasi, Kualitas Hidup

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
BAB VI.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lembar Pernyataan.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Senyum Indrakila, dr., Sp.M.
2. Raharjo Kuntoyo, dr., Sp. M(K)
Catatan Umum : vaidasi bambang
Fakultas : Fak. Kedokteran