Penulis Utama : Very Puspita Indriyanti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : E0008446
Tahun : 2012
Judul : Peranan Bank Indonesia dalam Hal Pengawasan Terhadap Penggunaan Jasa Penagih Utang (Debt Collector) oleh Lembaga Perbankan
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Hukum - 2012
Kolasi :
Sumber : UNS - Fak. Hukum, Jur. Hukum - E0008446 - 2012
Subyek : PENGAWASAN, BANK INDONESIA, BANK, DEBT COLLECTOR
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Tujuan penelitian  ini  adalah untuk mengetahui peranan Bank Indonesia dalam hal pengawasan terhadap penggunaan jasa penagih utang (debt collector) oleh lembaga perbankan dan mencari tahu latar balakang dari lembaga perbankan menggunakan jasa penagih utang (debt  collector) dalam hal penagihan kredit ataupun kartu kredit terhadap nasabahnya.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang bersifat deskriptif, mengkaji mengenai pengawasan yang dilakukan oleh Bank Indonesia terhadap lembaga perbankan dan latar belakang lembaga perbankan dalam penggunaan  jasa penagih utang (debt  collector). Jenis data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik   pengumpulan data yang digunakan yaitu studi dokumen atau bahan pustaka,  pengamatan atau observasi, dan  wawancara. Teknik analisis yang digunakan daJam pene1itian ini ada1ah analisis kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan Bank Indonesia terhadap lembaga perbankan dalam hal penggunaan jasa penagih utang (debt collector) adalah melalui pengawasan langsung dan tidak langsung. Selain itu Bank Indonesia melaksanakan pengawasan dengan fungsi regulator yang dimiliki Bank Indonesia yaitu dengan membuat   dan menerbitkan Peraturan Bank Indonesia yang bersifat mengatur perbankan  di Indonesia. Oleh karena itu, Bank Indonesia pada tanggal 9 Desember 2011 telah membuat peraturan yang mengatur bank dalam penggunaan jasa penagih utang (debt collector) dengan PBI Nomor 13/25/PBI/201 l. Sedangkan latar belakang lembaga perbankan dalam penggunaan jasa penagih  utang  yaitu  karena  bank  tidak  perlu  sulit  untuk  membentuk  unit sendiri yang khusus untuk  mengamati  dan membujuk para debitur kredit macet. Dengan menyewa jasa penagih  utang (debt collector), bank tidak perlu keluar dana besar untuk memaksa para debitur membayar hutangnya dan bank akan lebih gampang melakukan eksekusi. Bank menganggap bahwa dengan menggunakan jasa penagih utang adalah langkah yang efektif dan efisien karena bank tidak perlu menempuh jalur  pengadilan yang membutuhkan proses lama serta biaya dengan jumlah besar yang hasilnya belum tentu memuaskan.

 

Kata Kunci : PENGAWASAN,  BANK INDONESIA, BANK, DEBT COLLECTOR 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
Daftar Pustaka.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. M. Hudi Asrori S, S.H., M.Hum
2. Dr. Pujiyono, S.H., M.H
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Hukum