Penulis Utama : Muhammad Fadhil Ramadhan
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I 0116078
Tahun : 2020
Judul : Studi Eksperimental Kinerja Geser Balok Beton Bertulang Dengan Tulangan Geser Pelat Setrip Dan Tulangan Konvensional (Studi Kasus: Balok Beton Bertulang Dengan Spasi Sengkang 250 Mm)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Teknik - 2020
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Teknik.Jur. Teknik Sipil, I 0116078 - 2020
Subyek : BETON BERTULANG
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

Studi Eksperimental Kinerja Geser Balok Beton Bertulang dengan Tulangan Geser Pelat Setrip dan Tulangan Konvensional. Tujuan utama dari penggunaan tulangan geser pada balok beton bertulang adalah untuk meningkatkan kapasitas gesernya. Disamping itu penggunaan tulangan geser dapat meningkatkan nilai daktilitas dan membantu balok dalam menghadapi keruntuhan getas. Selain itu, penggunaan tulangan geser dapat menciptakan sebuah distribusi tegangan yang lebih baik pada balok beton bertulang. Berdasarkan ilmu pengetahuan yang berlaku saat ini, tidak ada pengaruh dari bentuk penampang terhadap kinerja geser balok beton bertulang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan alternative tulangan geser yang lebih efisien. Pada penelitian ini, digunakan material pelat setrip sebagai alternative tulangan geser. Pengguanaanya didasarkan dari kemudahan pengerjaanya dan harganya yang relative lebih murah dibanding baja ulir. Selain itu beberapa penelitian menunjukkan hasil bahwa pengunaan pelat setrip dapat meningkatkan kapasitas geser, mengurangi lebar retak, dan mengurangi panjang retakan

Pengujian ini menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan dua tipe balok, yaitu balok dengan tulangan geser pelat setrip (BS-250) dan tulangan geser baja ulir (BK-250). Kedua tipe ini memiliki dimensi yang identik yaitu 250 mm x 500 mm x 3000 mm dan juga memiliki jarak antar sengkang yang sama yaitu 250 mm. Balok akan diuji sampai mengalami keruntuhan geser. Seluruh specimen diharapkan mengalami keruntuhan geser. Kemudian akan ditinjau perihal pola retak, respon defleksi terhadap beban, dan ketahanan gesernya.

Hasil dari penelitian ini menunjukan tidak ada perbedaan yang signifikan diantara kedua jenis tulangan geser. Perbedaan indeks kekuatan diantara keduanya berkisar 11?ngan balok dengan tulangan geser baja ulir memiliki nilai yang lebih tinggi. Selain itu, balok dengan tulangan geser baja ulir memiliki sudut keruntuhan yang lebih tinggi yang menunjukkan balok dengan tulangan geser baja ulir memberikan distribusi tegangan yang lebih besar pada tulangan gesernya.

 

File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
HALAMAN JUDUL.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi_1.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Muhammad Yani Bhayusukma S.T., M.T., Ph.D
2. Dr.Eng Halwan Alfisa Saifulah S.T., M.T
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik