Penulis Utama : Mahabbaturrahmah Azzahidah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0815070
Tahun : 2021
Judul : Peran Konsolidasi Lahan Terhadap Output, Pendapatan, Efisiensi, dan Risiko pada Usahatani Padi Sawah di Desa Dalangan Kecamatan Tawangsari Kabupaten Sukoharjo
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2021
Kolasi :
Sumber : UNS - Fak. Pertanian, Jur. Agribisnis - H0815070 - 2021
Subyek : USAHA TANI, PENDAPATAN EFISIENSI, SUKOHARJO
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Metode dasar penelitian adalah deskriptif analisis. Lokasi penelitian yaitu diDesa Dalangan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo karena petani di sanatelah menerapkan konsolidasi lahan. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan adalah: (1) Analisis usahatani untuk mengetahui perbandingan hasil output, efisiensi, dan pendapatan antara petani konsolidasi lahan dengan non konsolidasi lahan, (2) Analisis risiko pendapatan usahatani untuk mengetahui peran konsolidasi lahan dalam menurunkan risiko pendapatan, (3) Analisis MANOVA untuk mengetahui peran konsolidasi lahan dalam meningkatkan output, efisiensi, dan pendapatan usahatani.
Hasil penelitian menunjukkan: Nilai signifikansi hasil uji MANOVA dari
(1) Variabel output sebesar 0,037; (2) Variabel efisiensi sebesar 0,026; (3) Variabel pendapatan sebesar 0,003. Hasil rata-rata Gabah Kering Panen/output petani konsolidasi lahan dan non konsolidasi lahan pada luasan 1 ha yaitu 8.521 kg/musim dan 7.961 kg/musim. Konsolidasi lahan berperan dalam meningkatkan jumlah outputusahatani sebesar 560 kg/musim atau 7,03%. Hasil rata-rata nilai efisiensi petani konsolidasi lahan dan non konsolidasi lahan pada luasan 1 ha yaitu 2,86 dan
2,47. Konsolidasi lahan berperan dalam meningkatkan efisiensi usahatani sebesar
0,39  atau 15,78%. Hasil rata-rata pendapatan petani konsolidasi lahan dan non konsolidasilahan pada luasan 1 ha yaitu Rp24.597.900,00 dan Rp21.924.400,00. Konsolidasi lahan berperan dalam meningkatkan pendapatan usahatani sebesar Rp2.673.500,00 atau 12,19%. Koefisien variasi risiko pendapatan untuk petani pelaku konsolidasi lahan dan petani non konsolidasi lahan pada luasan satu hektar sebesar 13?n 19%.Penerapan konsolidasi lahan dengan membentuk luasan baru sebesar satu hektar berperan dalam menurunkan nilai koefisien variasi sebesar 6%.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lembar Pernyataan.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Ir. Sri Marwanti, M.S
2. Ir. Agustono M.Si
Catatan Umum : validasi bambang
Fakultas : Fak. Pertanian