Penulis Utama : Rina Yuliana
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K1208117
Tahun : 2012
Judul : Daya Pragmatik Tindak Tutur Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII F SMP Negeri2 Kebakkramat Kabupaten karanganyar
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. KIP - 2012
Kolasi :
Sumber : uNS - Fak.KIP, Jur.Pendidikan Bahasa dan Seni - K1208117 - 2012
Subyek : TINDAK TUTUR, DAYA PRAGMATIK, LOKUSI, ILOKUSI, PERLOKUSI, PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas Vlll F SMP Negeri 2 Kebakkramat yang meliputi: (1) jenis-jenis tindak tutur guru yang digunakan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia dan (2) daya pragmatik yang terkandung dalam tindak tutur guru tersebut.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan di SMP Negeri 2 Kebakkramat. Teknik pengumpulan  data yang digunakan adalah analisis dokumen, observasi, rekam catat, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.

Simpulan penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, jenis tindak tutur guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas VIII F SMP Negeri 2 Kebakkramat Kabupaten Karanganyar, yaitu: tindak tutur lokusi, ilokusi, perlokusi. Tindak tutur ilokusi terdiri atas (a) representatif yang terdiri atas tindak tutur menyatakan dan menyebutkan; (b) direktif yang terdiri atas tindak tutur menyuruh; (c) komisif  yang terdiri atas tindak tutur berjanji;   (d) ekspresif terdiri atas tindak tutur memuji, tindak tutur mengkritik; (e) deklarasi yang terdiri atas tindak tutur melarang dan memutuskan. Bentuk tindak tutur guru yang paling dominan dalam. pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Kebakkramat Kabupaten Karanganyar yaitu tindak tutur direktif dengan maksud menyuruh. Kedua, daya pragmatik dapat direalisasikan melalui tindak tutur direktif, yang terkandung dalam tindak tutur guru bahasa Indonesia kelas VIII F SMP Negeri 2 Kebakkramat Kabupaten Karanganyar yaitu: (a) memberi informasi, (b) mempengaruhi (c) menyuruh, (d) menegur, (e) mengkritik, (f) menyarankan, (g) memuji. (h) memutuskan, (i) menyindir, (j) memarahi. Berdasarkan dari identifikasi daya pragmatik tersebut bisa dijelaskan bahwa semakin sering tuturan tidak langsung diucapkan semakin kuat daya pragmatiknya.

Kata  kunci:  tindak tutur, daya pragmatik,  lokusi, ilokusi,  perlokusi, pembelajaran bahasa Indonesia

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Muhammad Rohmadi, S.S., M.Hum.,
2. Dra. Raheni Suhita M.Hum.,
Catatan Umum : validasi bambang
Fakultas : Fak. KIP