Penulis Utama : Chalimah
NIM / NIP : T111608001
×

Disertasi ini mengkaji bentuk dan makna appraisal pada teks berita terkait konflik Israel dan Palestina untuk mengisi celah penelitian yang belum dilakukan oleh peneliti terdahulu. Tujuan penelitian adalah (1) untuk mengungkapkan jenis genre dan register pada teks berita terkait dengan wacana kritis, (2) untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk dan makna appraisal yang digunakan dilihat dari evaluasi attitude dengan graduation, dan (3) untuk menjelaskan sumber penilaian objektifitas bahasa atau engagement.
Data penelitian ini diperoleh dari berita online, yaitu: (1) CNN, (2) New York Times, (3) Huffington Post, (4) The Guardian, (5) Fox News, (6) BBC, (7) Times of India, (8) USA Today, dan (9) Bloomberg dengan menggunakan purposive sampling. Masing-masing jenis berita online tersebut diambil dua teks berita untuk pengecekan validitas data. Hal tersebut berguna untuk memperoleh kepercayaan datanya (trustworthiness) berupa bentuk dan makna appraisal dari teks berita yang dikemukakan oleh penulis online news tersebut. Penelitian ini menggunakan analisis tekstual. Data analisis dilakukan dengan   cara menganalisis wacana kritis dengan menggunakan Linguistik Sistemik Fungsional (LSF) untuk mengkaji perubahan sosial yang dirunut dari teori linguistik dan metodologi LSF. Selain itu penelitian ini juga menggunakan model analisis etnografi melalui analisis domain, taksonomi, komponensial, dan tema budaya. Penelitian ini menggunakan observasi dan analisis dokumen.
Hasil   penelitian   ini   menunjukkan   bahwa   teks   berita   dengan   ideologi   dinamis menentang Israel pada macro genre recount dengan micro genre discussion (protagonist kiri) cenderung menggunakan appreciation: negative valuation untuk menentang Israel dengan menggunakan attitudinal lexis dan heterogloss: projection. Teks berita dengan ideologi dinamis mendukung Israel (protagonist kanan) cenderung menggunakan appreciation: negative valuation untuk mendukung Israel dengan menggunakan attitudinal lexis dan heterogloss: projection.
Teks berita dengan ideologi dinamis menentang Israel (antagonis kiri) di dalam macro genre  recount  dengan  micro  genre  exposition  cenderung  menggunakan  appreciation: negative valuation untuk menentang Israel dan Inggris melalui attitudinal lexis, heterogloss dan monogloss. Teks berita dengan ideologi dinamis mendukung Israel (antagonis kanan) cenderung menggunakan unhappiness: antipathy untuk menentang Abbas (Palestina) dengan menggunakan attitudinal lexis dan heterogloss: projection.
Teks berita dengan ideologi dinamis menentang Israel (antagonis kiri) yang menggunakan macro genre recount cenderung menggunakan judgment: negative social sanction untuk menentang tindakan militer Israel melalui attitudinal lexis dan heterogloss: projection kecuali pada Times of India 1. Teks berita dengan ideologi dinamis mendukung Israel   (antagonis   kanan)   di   dalam   macro   genre   recount   cenderung   menggunakan appreciation: negative valuation dan unhappiness: misery untuk menentang Palestina yang ditunjukkan melalui attitudinal lexis dan heterogloss.
Penggunaan data force pada teks berita dengan ideologi dinamis menentang Israel di dalam affect cenderung menggunakan attitudinal lexis untuk menentang tindakan militer Israel sedangkan data focus cenderung menggunakan median modality. Teks berita dengan ideologi dinamis mendukung Israel cenderung menggunakan force of affect dalam bentuk attitudinal   lexis   untuk   menentang   Palestina   sedangkan   focus   of   affect   cenderung
menggunakan  median  modality  dan  sharpen:  comparison  untuk  menentang  sikap  warga
Palestina, Abbas dan Hamas yang menolak Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Bentuk judgment pada teks berita dengan ideologi dinamis menentang dan mendukung Israel cenderung menggunakan social sanction: propriety dan bentuk force yang cenderung digunakan adalah attitudinal lexis. Penggunaan focus of judgment pada teks berita dengan ideologi dinamis menentang Israel cenderung menggunakan sharpen: superlative dan comparative untuk menentang militer Israel. Data force of judgment pada teks berita dengan ideologi dinamis mendukung Israel cenderung menggunakan attitudinal lexis sedangkan data focus of judgment cenderung ditulis dalam bentuk soften: low modality (may), median modality (should), sharpen: prepositional phrase, dan comment adjunct.
Bentuk appreciation pada teks berita dengan ideologi dinamis menentang Israel cenderung menggunakan negative valuation dan bentuk force of appreciation adalah attitudinal lexis sedangkan bentuk focus of appreciation cenderung ditemukan dalam bentuk median modality. Bentuk force yang cenderung ditemukan pada teks berita dengan ideologi dinamis mendukung Israel adalah attitudinal lexis sedangkan data focus nya adalah sharpen: comment adjunct yang digunakan untuk menentang Hamas. Teks berita dengan ideologi dinamis menentang Israel dan teks berita dengan ideologi dinamis mendukung Israel cenderung menggunakan heterogloss  yang menunjukkan nilai objektif yang tinggi untuk membuat pembaca semakin mempercayai validitas informasi yang diberikan.


Keywords:  evaluasi  bahasa,  appraisal,  teks  berita,  konflik  Israel  dan  Palestina,  analisis wacana kritis, linguistik sistemik fungsional

 

×
Penulis Utama : Chalimah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : T111608001
Tahun : 2021
Judul : Evaluasi Bahasa pada Teks Berita Tentang Konflik Israel dan Palestina Dengan Pendekatan Linguistik Sistemik Fungsional
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2021
Program Studi : S-3 Linguistik (Deskriptif)
Kolasi :
Sumber : UNS - Pascasarjana, Prog. Studi Linguistik - T111608001 - 2021
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Disertasi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Drs. Riyadi Santosa, M.Ed., Ph.D.
2. Prof. Dr. Djatmika, MA.
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Sekolah Pascasarjana
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.