Penulis Utama : Arso Setyaji
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : T141308005
Tahun : 2020
Judul : Analisis Terjemahan Penanda Taxis Dalam Novel “The Old Man And The Sea” (Pendekatan Linguistik Sistemik Fungsional)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2020
Kolasi :
Sumber : UNS - Pascasarjana, Prog. Studi Linguistik - T141308005 - 2020
Subyek : INTERDEPENDENSI, LOGIKA SEMANTIK, PARATAKTIK, TAKSIS
Jenis Dokumen : Disertasi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

The Old Man and the Sea merupakan sebuah karya Ernest Hemingway, karya fenomenal yang telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa, bahkan, ke dalam bahasa Indonesia oleh Deera Army Pramana. Hemingway lebih banyak menggunakan klausa kompleks dalam menulis karya ini. Klausa kompleks yang panjang menimbulkan masalah dalam penerjemahan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan  Linguistik Sistemik Fungsional yang bertujuan untuk: (1) menggambarkan bagaimana interdependensi dan logika semantik dari klausa kompleks dalam bahasa sumber direalisasikan menjadi interdependensi dan logika semantik dari klausa kompleks dalam bahasa sasaran pada novel The Old Man dan the Sea (2) mendeskripsikan teknik penerjemahan penanda taksis yang digunakan dalam menerjemahkan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran (3) mengetahui pergeseran apa saja yang ditemukan dalam novel terjemahan The Old Man and the Sea (4) menggambarkan kualitas terjemahan klausa kompleks dalam bahasa sasaran.
Disertasi ini berbentuk kualitatif deskriptif dengan objek penelitian taksis dalam novel The Old Man and the Sea. Data yang digunakan berupa data kualitatif, yang bersumber dari teks Bsu dan teks Bsa novel berjudul The Old Man and the Sea, serta diperoleh dari informan yang merupakan ahli linguistik dan ahli penerjemah. Teknik yang digunakan bersifat purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan analisis dokumen dan Focus Group Discussion. Teknik validitas data yang digunakan dalam disertasi ini adalah triangulasi sumber data.
Berdasarkan analisis dari 400 kalimat yang telah dipecah menjadi 701 klausa menunjukkan bahwa bentuk (interdependensi) yang paling dominan adalah parataktik, dan makna (logika semantik) yang paling banyak dimanfaatkan adalah extension. Sedangkan teknik yang paling banyak digunakan yaitu padanan lazim. Pergeseran tataran pada bentuk (interdependensi) dan pergeseran makna (logika semantik) merupakan jenis pergeseran yang ditemukan dalam disertasi ini. Pergeseran ini berpengaruh positif pada keterbacaan sehingga dapat meningkatkan kualitas terjemahan. Berdasarkan analisis kualitas terjemahan, didapat hasil dengan keakuratan tinggi, keberterimaan tinggi dan keterbacaan tinggi sehingga dapat dikatakan bahwa kualitas terjemahan pada novel The Old Man and the Sea karya terjemahan Deera Army adalah baik.

Kata kunci: Interdependensi, Logika Semantik, Parataktik, Taksis

 

File Dokumen Tugas Akhir : Tidak ada file.
File Dokumen Karya Dosen : Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lembar Pernyataan.pdf
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Sri Samiati Tarjana
2. Prof. Drs. M.R. Nababan, M.Ed., M.A., Ph.D.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana