Penulis Utama : Hesty Setyaningrum
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : D0117051
Tahun : 2021
Judul : Implementasi Perda Nomor 9 Tahun 2019 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (Studi Kasus Taman Cerdas Jebres Surakarta)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. ISIP - 2021
Kolasi :
Sumber :
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

PP No. 109/2012 memuat ketentuan setiap daerah wajib memiliki Perda KTR, begitupun pasal 115 ayat (2) UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan menyebutkan bahwa Pemerintah Daerah wajib menetapkan kawasan tanpa rokok di wilayahnya. Berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan hingga sekarang, sudah ada 418 daerah atau sekitar 67% yang memiliki Perda KTR, untuk menindaklanjuti kebijakan yang dikeluarkan pemerintah maka Pemerintah Kota Surakarta mengeluarkan Perda Nomor 9 Tahun 2019 Tentang Kawasan Tanpa Rokok. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui implementasi Perda Nomor 9 Tahun 2019 tentang KTR di Taman Cerdas Jebres Surakarta dengan teori dari Purwanto dan Sulistyastuti (2012) yang terbagi dari 3 tahap yaitu sosialisasi, pelaksanaan serta hasil kebijakan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi Perda Nomor 9 Tahun 2019 Tentang KTR di Taman Cerdas Jebres dengan teori Edward III yang terbagi atas 4 indikator yaitu disposisi, komunikasi, sumber daya, dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis interaktif. Pada penelitian ini mengambil lokasi di Taman Cerdas Jebres Surakarta karena Taman Cerdas yang semestinya digunakan untuk mengedukasi anak-anak dan menjadi tempat yang nyaman bagi mereka tapi pada kenyataanya masih adanya orang yang merokok di dalamnya meski sudah tertera tanda maupun tulisan dilarang merokok. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk implementasi Perda Nomor 9 Tahun 2019 Tentang KTR di Taman Cerdas Jebres Surakarta belum cukup baik atau belum cukup maksimal. Hal ini dikarenakan masih adanya kekurangan seperti kurangnya komunikasi dalam bentuk sosialisasi secara langsung dan hasil kebijakan belum dapat dikatakan berbanding lurus dengan tujuan dari kebijakan tersebut dimana kurangnya rasa ketegasan dari para pelaksana dalam menegur dan masih lemahnya kesadaran yang ada dalam diri masyarakat yang belum maksimal.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
HALAMAN COVER.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
FILE TAMBAHAN.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
LAMPIRAN.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dra. Sri Yuliani, M.Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. ISIP