Penulis Utama : Nabila Yulianda Inkeputri
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : E0015285
Tahun : 2022
Judul : Tindak Pidana Ujaran Kebencian (Hate Speech) melalui Internet (Kajian terhadap Pasal 28 Ayat (2) Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Hukum - 2022
Kolasi :
Sumber : UNS
Subyek :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Nabila Yulianda Inkeputri, E0015285, 2021, Tindak Pidana Ujaran Kebencian (Hate Speech) melalui Internet (Kajian terhadap Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

Skripsi: Program Studi Ilmu Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indikator atau batasan dari ujaran kebencian (hate speech) dalam Undang-undang Informasi dan Transaski Elektronik, serta mengetahui penerapan atau implementasi terhadap Paasal 28 ayat (2) Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan yuridis normatif. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan yang bersumber pada peraturan perundang-undangan, buku-buku, dokumen resmi, publikasi, dan hasil penelitian. Metode analisis data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode deduktif.

Hasil penelitian ini yaitu salah satu aspek hukum mengenai ujaran kebencian (hate speech) ialah Pasal 28 ayat (2) dan diancam sanksi pidana berdasarkan Pasal 45 ayat (2) UU ITE. Dalam pasal 28 UU ITE ini tidak dijelaskan secara detail mengenai indikator dari hate speech atau ujaran kebencian itu sendiri. Jika di kelompokan, ruang lingkup kejahatan Ujaran Kebencian (Hate Speech) tergolong ke dalam tindak pidana terhadap kehormatan. Indikator selanjutnya yang termasuk ke dalam ujaran kebencian atau hate speech  ialah mengenai Pemahaman terkait rasa kebencian serta yang terakhir ialah mengenai unsur antar golongan. Dalam hal Penerapan Pasal 28 ayat (2) UU ITE di Indonesia mengenai Ujaran Kebencian ini mengalami banyak permasalahan. Hal tersebut dikarenakan tidak terdapatnya indikator yang jelas terhadap unsur-unsur  yang tertera dalam Pasal 28 ayat (2). Akibatnya  Pasal ini bersifat multitafsir. Selain mengenai implementasinya yang membuka ruang multi tafsir dan subyektifitas, ancaman pidana yang dalam pasal ini yang diatur dalam Pasal 45A ayat (2) pada UU ITE ini juga terdapat permasalahan mengenai pemberlakuan sanksi pidana yang ada di Pasal ini dianggap melewati batas dan tidak sesuai dengan karakteristik dari undang-undang ini sebagai undang-undang administratif. UU ITE merupakan hukum administratif dimana penerapan sanksi pidana pada hukum administratif hanya boleh mengancam kurungan selama enam bulan.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV.pdf
BAB I.pdf
BAB III.pdf
BAB II.pdf
file halaman cover.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr.Muhammad Rustamaji,SH,MH
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Hukum