Penulis Utama : Retno Wahyuningsih
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : C.0901030
Tahun : 2007
Judul : Simbolisme motif batik dalam upacara Lurub Layon adat Karaton Kasunanan Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - FSSR - 2007
Kolasi : xii, 94 hal.
Sumber : UNS-FSSR Jur. Kriya Seni /Tekstil-C.0901030-2007
Subyek : MOTIF BATIK
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Simbolisme Batik dalam Upacara Lurub Layon Adat Karaton Kasunanan Surakarta. Skripsi: Jurusan Kriya Seni/Tekstil Fakultas Sastra Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini, yaitu (1) bagaimana latar belakang penggunaan batik dalam upacara lurub layon di Karaton kasunanan Surakarta?; (2) mengapa adat lurub layon sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat?; (3) motif apa saja yang digunakan pada upacara lurub layon?; (4) apa simbolisme yang terkandung pada motif yang digunakan pada lurub layon? Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui latar belakang penggunaan batik dalam upacara lurub layon di Karaton kasunanan Surakarta?; (2) mengetahui fenomena adat lurub layon sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat luas; (3) mengetahui motif apa saja yang digunakan pada upacara lurub layon?; (4) apa simbolisme yang terkandung pada motif yang digunakan pada lurub layon. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Bentuk strategi penelitian adalah studi kasus tunggal. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, studi pustaka, dan teknik sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis interaktif. Dari analisis dapat disimpulkan beberapa hal: (1) latar belakang penggunaan batik sebagai lurub layon adalah peradaban kebudayaan yang senantiasa berkembang dan mengalami kemajuan seiring dengan berkembangnya pola pikir dan tingkat kebutuhan manusia, dan penggunaan batik sebagai lurub layon dimulai sejak pemerintahan PB I, bahkan diyakini sejak pemerintahan kerajaan Majapahit; (2) karena kultur yang sudah dipengaruhi oleh beberapa dimensi, baik dimensi agama maupun dimensi kultur lain yang membawa masyarakat mengikuti apa yang diketahui dan yang diyakininya; (3) semua motif batik dapat digunakan untuk lurub layon kecuali latar putih dan batik truntum; (4) pada hakekatnya simbolisme yang terkandung dalam batik untuk lurub layon adalah tuntunan untuk senantiasa ingat pada Tuhan.
File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Sarwono, M.Sn
Catatan Umum : 5448/2007
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa