Penulis Utama | : | Sultan |
NIM / NIP | : | T401408011 |
Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi harga minyak domestik, pertumbuhan ekonomi, inflasi dan nilai tukar di Indonesia dengan menggunakan kerangka teori siklus bisnis. Teori siklus bisnis yang dipergunakan dalam studi ini adalah sinergi antara teori siklus bisnis riil (Real Business Cycle Theory) atau RBC dan (New Keynesian Business Cycle Theory) atau NKBC. Penelitian ini dilakukan karena penelitian terdahulu belum mengkaitkan fluktuasi harga minyak terhadap siklus bisnis di Indonesia dengan analisis secara simultan dinamis.
Model penelitian ini akan diestimasi menggunakan ECM EG dengan metode Generalized Method of Moments (GMM) yang dikembangkan oleh Arellano dan Bond (1991). Data yang dipergunakan periode 1970-2019 bersumber dari publikasi resmi pemerintah Indonesia (Indikator Ekonomi, Statistik Indonesia, Bappenas, Kementrian ESDM) dan publikasi institusi internasional (British Petroleum). Empat model yang dipergunakan dalam studi ini adalah harga minyak domestik, pertumbuhan ekonomi, inflasi dan nilai tukar menggambarkan hubungan siklus bisnis di Indonesia.
Secara umum, studi ini menemukan bahwa harga minyak domestik berperan sangat penting dalam siklus bisnis di Indonesia baik dalam perspektif teori RBC dan NKBC. Selain itu, harga minyak domestik juga berpengaruh kuat terhadap fluktuasi harga dan nilai tukar selama periode yang diteliti. Temuan yang penting lainnya, dalam studi ini adalah kebijakan fiskal melalui APBN dan kebijakan moneter melalui jumlah uang beredar (JUB) berperan nyata dalam siklus bisnis di Indonesia.