Penulis Utama : Berlian Agusti V
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S921802001
Tahun : 2021
Judul : Rasio Neutrofil Limfosit sebagai Prediktor Derajat Keparahan Abses Leher Dalam
Edisi :
Imprint : Solo - Fak. Kedokteran - 2021
Kolasi :
Sumber : .
Subyek :
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

 

 

RASIO NEUTROFIL LIMFOSIT SEBAGAI PREDIKTOR DERAJAT KEPARAHAN ABSES LEHER DALAM

Berlian Agusti Viakhane, Putu Wijaya Kandhi., Novi Primadewi

 

 

Bagian Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret/RSUD Dr. Moewardi Surakata

 

<!--[if gte vml 1]> <![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]-->Latar Belakang : Rasio neutrofil limfosit (RNL) merupakan parameter laboratorium yang berpotensi menjadi prediktor bakteremia. Rasio neutrofil dan limfosit dapat dihitung dengan mudah dan cepat dari pemeriksaan darah lengkap sebagai bagian dari laboratorium rutin. Hal tersebut dapat dijadikan acuan bahwa RNL dapat dijadikan pemeriksaan yang murah untuk menjadi prediktor derajat keparahan abses leher dalam. Tujuan : untuk mengetahui adakah ratio netrofil limfosit sebagai prediktor derajat keparahan abses leher dalam. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasi dengan desain cross sectional untuk menentukan nilai cutoff dari NLR terhadap Derajat Keparahan Abses Leher Dalam dan kekuatan korelasinya. Subjek penelitian adalah 30 pasien dengan abses leher dalam serta memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Kelompok derajat tidak berat 11 pasien dan kelompok derajat berat 19 pasien. Kelompok derajat tidak berat adalah pasien dengan abses terbatas satu ruang dan tanpa komplikasi. Kelompok derajat berat adalah pasien abses leher dalam lebih dari satu ruang dengan atau tanpa komplikasi. Hasil : Didapat kan hasil derajat berat dengan sampel RNL pada cut off >7,67 mendapatkan sensitivitas sebesar 0,789, yang artinya 78,9% pasien abses leher dalam derajat berat dapat dideteksi dengan pemeriksaan RNL >7,67. Nilai rasio kemungkinan positif adalah 4,342 yang artinya bahwa rasio kemungkinan pasien dengan RNL >7,67 akan mendapatkan hasil diagnosis abses leher dalam derajat berat sebesar 4,342 kali lebih besar dibandingkan dengan pasien yang mendapatkan hasil pemeriksaan RNL <7>Kesimpulan : Rasio Neutrofil Limfosit dapat dijadikan prediktor derajat keparahan abses leher dalam.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
COVER - DAFTAR ISI.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
LAMPIRAN.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. dr. Putu Wijaya Kandhi, Sp.T.H.T.K.L (K)
2. dr. Novi Primadewi, Sp.T.H.T.K.L(K) M.Kes
Catatan Umum : -
Fakultas : Fak. Kedokteran