Penulis Utama : Emmy Hamidah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : T651708001
Tahun : 2022
Judul : Pengembangan Usahatani Ubi Jalar (Ipomoea batata, L,.) di Kabupaten Lamongan
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2022
Kolasi :
Sumber : .
Subyek :
Jenis Dokumen : Disertasi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitina ini bertujuan: (1) menganalisis usahatani ubi jalar (2) menganalisis faktor- faktor produksi luas lahan, jumlah bibit, tenaga kerja, pupuk urea, pupuk ponska, pupuk SP-36, pupuk ZA dan varietas bibit ubi jalar putih (Varietas Sukuh) terhadap produksi ubi jalar; (3) menganalisis faktor sosial, faktor ekonomi, faktor lingkungan, faktor akses informasi dan faktor kebijakan pemerintah terhadap pengembangan usahatani ubi jalar di Kabupaten Lamongan. Kebaruan (Novelty) penelitian ini memasukkan  variabel faktor sosial, faktor ekonomi, faktor lingkungan, faktor akses informasi dan faktor kebijakan pemerintah dalam model. Variabel ini belum pernah digunakan dalam penelitian pengembangan usahatani ubi jalar.

        Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode sensus. Lokasi penelitian dilakukan secara purposive methode di Kabupaten Lamongan di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Kalitengah dan Kecamatan Kedungpring dengan pertimbangan lokasi tersebut sebagai sentra produksi ubi jalar di Kabupaten Lamongan. Penentuan jumlah responden dengan menggunakan sensus sebanyak 348 petani, terdiri dari petani di Kecamatan Kalitengah sebanyak 165 petani yang tersebar di 4 desa sentra ubi jalar yaitu di Desa Sugihwaras Desa Canditunggal, Desa Kuluran, Desa Kediren dan Kecamatan Kedungpring sebanyak 183 petani tersebar di 2 desa yaitu di Desa Kradenanrejo dan Desa Gunungrejo. Penelitian dilakukan dari bulan September hingga November 2019. Data yang digunakan adalah data primer yang didapatkan dari petani responden dengan teknik wawancara menggunakan kuisioner dan data sekunder yang didapatkan dari Instansi UPT Penyuluh pertanian Kecamatan Kalitengah dan Kecamatan Kedungprimg. Metode analisis tujuan pertama menggunakan analisis ekonomi dengan menghitung besarnya R/C ratio dan B/C ratio. Analisis tujuan kedua menggunakan analisis fungsi produksi frontier stochastic untuk menghitung effisiensi teknis, effisiensi ekonomis dan effisiensi alokatif. Analisis tujuan ketiga menggunakan statistika inferensi Structural Equation Modelling (SEM) Partial Least Square (PLS) dengan sofware WarpPLS 5.0.

       Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis R/C ratio adalah 2,92 dan Nilai B/C Ratio adalah 1,91. Nilai R/C ratio dan B/C ratio lebih dari satu menunjukkan bahwa kegiatan usahatani ubi jalar menguntungkan dan layak diusahakan. Faktor-faktor produksi yang berpengaruh terhadap produksi ubi jalar di Kabupaten Lamongan adalah luas lahan, pupuk urea, pupuk ponska, pupuk SP-36 dan pupuk ZA. Sedangkan faktor produksi yang tidak berpengaruh yaitu jumlah bibit, tenaga kerja dan ubi jalar putih (Varietas Sukuh) sebagai varibel dummy. Tingkat pencapaian efisiensi teknis usahatani ubi jalar tinggi sebesar 0,95, menunjukkan bahwa efisiensi teknis usahatani ubi jalar di lokasi penelitian sudah efisien. Sedangkan efisiensi alokatif rendah, dengan nilai 0,50, dan efisiensi ekonomi juga rendah dengan nilai 0,48, menunjukkan bahwa efisiensi alokatif dan efisiensi ekonomi belum efisien. Faktor sosial berpengaruh signifikan terhadap pengembangan usahatani ubi jalar yang berarti pengembangan usahatani ubi jalar dapat dipengaruhi oleh tingkat faktor sosial yang baik, semakin banyak usia, semakin tinggi pendidikan, dan semakin banyak pengalaman berusahatani, petani akan mengembangkan usahatani ubi jalar. Faktor ekonomi berpengaruh terhadap pengembangan usahatani ubi jalar, yang berarti pengembangan usahatani ubi jalar dibentuk dengan adanya faktor ekonomi yang mendukung, sehingga semakin luas, lahan yang diusahakan, semakin tinggi pendapatan, dan semakin banyak peluang usaha yang dilakukan, petani akan mengembangkan usahatani ubi jalar. Faktor lingkungan berpengaruh terhadap pengembangan usahatani ubi jalar yang berarti pengembangan usahatani ubi jalar dapat dibentuk dengan adanya faktor lingkungan yang baik, semakin baik irigasinya, semakin baik teknologi yang digunakan dan semakin banyak modal yang dimiliki, petani akan mengembangkan usahatani ubi jalar. Faktor akses informasi berpengaruh terhadap pengembangan usahatani ubi jalar yang berarti pengembangan usahatani ubi jalar dibentuk dengan adanya faktor akses Informasi yang tinggi, semakin tinggi interaksi petani dengan petani lainnya, semakin tinggi interaksi dengan tokoh masyarakat (ketua kelompok tani, perangkat desa, petani sukses), dan semakin tinggi interaksi dengan penyuluh pertanian, petani akan mengembangkan usahatani ubi jalar.  Faktor kebijakan pemerintah berpengaruh terhadap pengembangan usahataniubi jalar yang berarti pengembangan usahatani ubi jalar dapat dibentuk dengan adanya faktor kebijakan pemerintah yang baik semakin tinggi harga ubi jalar, semakin tersedia sarana produksi dan semakin luas jaringan pemasaran, petani akan mengembangkan usahatani ubi jalar.

File Dokumen Tugas Akhir : Tidak ada file.
File Dokumen Karya Dosen : BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lampiran.pdf
Halaman Cover.pdf
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Endang Siti Rahayu, M.S
2. Dr. Ir. Joko Sutrisno, MP
3. Dr. Ir. Sri Marwanti, MS
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian