Penulis Utama : Suwardi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : A131908014
Tahun : 2022
Judul : Strategi Peningkatan Kualitas Air Berdasarkan Penggunaan Lahan di DAS Jeneberang Sulawesi Selatan
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2022
Kolasi :
Sumber :
Subyek : -
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Suwardi. A131908014. Strategi Peningkatan Kualitas Air Berdasarkan Penggunaan Lahan di DAS Jeneberang Sulawesi Selatan. Tesis. Magister Ilmu Lingkungan. Universitas Sebelas Maret. Nopember 2021. Dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. MTh. Sri Budiastuti, M.Si. dan Komariah, STP., M.Sc., Ph.D.

            Perubahan penggunaan lahan menyebabkan terjadinya kerusakan dan degradasi kualitas DAS yang ditandai dengan meningkatnya erosi dan sedimentasi serta menurunnya kualitas air. DAS Jeneberang merupakan salah satu DAS kritis di Sulawesi Selatan yang menjadi prioritas nasional untuk dipulihkan dengan indikator yaitu terjadinya kerusakan hutan dan penurunan kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan tahun 2000-2020 dan dampaknya terhadap kualitas air DAS Jeneberang; mengidentifikasi faktor penyebab perubahan penggunaan lahan berdasarkan aspek fisik, sosial, dan ekonomi; memproyeksikan penggunaan lahan dan prediksi beban pencemar tahun 2030; dan merumuskan Strategi peningkatan kualitas air di DAS Jeneberang berdasarkan penggunaan lahan.

            Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode penelitian kombinasi (mixed method). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuisioner, dan data sekunder. Analisis data diawali dengan melakukan klasifikasi citra menggunakan metode klasifikasi terbimbing Maximum Likelihood Classification pada software ArcGIS. Analis perubahan dan prediksi penggunaan lahan menggunakan modul Land Change Modeller dalam software Terrset. Analis kualitas air menggunakan 2 (dua) metode yaitu metode Indeks Pencemar dan Metode National Sanitation Foundation Water Quality Index. Analis korelasi antara penggunaan lahan dan kualitas air menggunakan korelasi pearson. Analisis beban pencemar difokuskan pada sumber pencemar yang berasal dari aktifitas pertanian dan pemukiman.

            Hasil analisis perubahan penggunaan lahan menunjukkan terjadinya penurunan luas hutan (deforestasi), peningkatan lahan terbangun, penurunan luas sawah, dan peningkatan tambang pasir. Hal tersebut memberikan pengaruh terhadap kualitas air yang memiliki status mutu air cemar ringan dan indek kualitas air dalam kategori sedang hingga baik. Analisis korelasi menunjukkan bahwa penggunaan lahan yang memiliki vegetasi alami seperti hutan, semak, dan rumput memiliki korelasi negatif dengan hasil uji kualitas air, sedangkan penggunaan lahan yang telah mengalami intervensi manusia seperti lahan terbangun, pertanian, dan pertambangan memiliki korelasi positif dengan hasil uji kualitas air. Faktor penyebab perubahan penggunaan lahan terdiri atas faktor fisik (kemiringan, kesuburan tanah, potensi mineral dan tambang), faktor sosial (jumlah penduduk, aksesibilitas, dan status kepemilikan lahan), dan faktor ekonomi (harga lahan dan potensi wisata). Strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas air yaitu menyusun arahan penggunaan lahan dan pengendalian pencemaran air. Arahan penggunaan lahan dimaksudkan untuk meningkatkan luas vegetasi melalui kegiatan reboisasi, agroforestri, dan penghijauan sempadan berdasarkan RTRW, sedangkan pengendalian pencemaran air difokuskan pada upaya penurunan beban pencemar dari sektor pemukiman dan industri., partisipasi masyarakat, dan penegakan hukum.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
HALAMAN COVER.pdf
BAB I PENDAHULUAN.pdf
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf
BAB III METODE PENELITIAN.pdf
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
BAB V SIMPULAN DAN SARAN.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
LAMPIRAN.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. MTh. Sri Budiastuti, M.Si.
2. Komariah, STP., M.Sc., Ph.D.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana