Penulis Utama : Asprilla Wisnu A
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K1216012
Tahun : 2021
Judul : Konflik Batin Tokoh Utama dan Nilai Pendidikan Dalam Naskah Drama Bunga Rumah Makan Karya Utuy Tatang Sontani dan Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas (Kajian Psikologi Sastra)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. KIP - 2021
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. KIP-K1216012
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penilitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan (1) unsur intrinsik naskah drama Bunga Rumah Makan karya Utuy Tatang Sontani; (2) konflik batin yang dialami tokoh utama naskah drama Bunga Rumah Makan karya Utuy Tatang Sontani; (3) nilai pendidikan dalam naskah drama Bunga Rumah Makan karya Utuy Tatang Sontani; (4) relevansi hasil temuan naskah drama Bunga Rumah Makan karya Utuy Tatang Sontani sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, menggunakan metode analisis isi dengan kajian psikologi sastra. sumber penelitian ini berupa dokumen naskah drama Bunga Rumah Makan karya Utuy Tatang Sontani , serta informan (guru Bahasa Indonesia Sekolah Menengah Atas) dan penilaian kepibadian B3. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik analisis dokumen, teknik pustaka dan teknik wawancara. Teknik yang digunakan untuk menguji validitas adalah teknik trianggulasi sumber data dan trianggulasi teori. Hasil penelitian dapat dijabarkan sebagai berikut. Pertama dalam unsur intrinsik yang terkandung dalam naskah drama Bunga Rumah Makan karya Utuy Tatang Sontani terdapat latar (tempat (rumah makan sambara),waktu (pagi dan siang) dan suasana (mesra, nyaman dan sedih), alur(alur maju, ditandai dengan adanya tahap awal, pertengahan dan tahap klimaks), watak (Ani (Penolong), Iskandar (Genit), Sudarma (Pelit, Pemarah), Karnaen (Pemberani), Usman (Religius), Suherman (Pendusta), Rukoyah (Bijaksana), Polisi (Bertanggung jawab), Perempuan yang berbelanja (Baik hati), Pengemis (Tidak baik/ pencuri), dan Dua Pemuda kantoran (Penggoda)). Tema (menggunakan tema mayor dan tema minor). Kedua, terdapat konflik batin yaitu kebutuhan fisiologis(Ani tidak memiliki tempat tinggal), kebutuhan rasa aman (karena banyaknya godaan yang datang dari pembeli di rumah makan “sambara” ditambah dengan omongan Iskandar yang merendahkan Ani), kebutuhan rasa cinta dan memiliki (karena Suherman yang selama ini dikira mencintai Ani ternyata tidak mencintai Ani) kebutuhan harga diri(Ani sering mendapat desakan dari Usman agar segera menikah, hal tersebut yang menjadikan Ani tidak memiliki haga diri karena Ani tidak mempunya hak untuk berpendapat), kebutuhan aktualisasi tokoh utama yang belum terpenuhi(kebutuhan empat diatas tidak terpenuhi ddengan baik, selain itu perkembangan diri Ani tidak berkembang dengan baik di rumah makan “sambara”). Ketiga, terdapat nilai pendidikan yaitu nilai religius(Usman yang memberi semangat bahwa hidup semuanya sudah diatur oleh Allah sehingga Ani semangat lagi menjalani kehidupan), pendidikan moral(Ani berani mengambil keputusan dan berbuat baik dengan memilih pergi meninggalkan rumah makan “sambara” dan memilih pergi berama Iskan yang dinilai mempunyai sifat baik), pendidikan sosial(Ani dan Suherman lebih memilih kepentingan kelompok dari pada kepentingan individual). Keempat, hasil temuan dari naskah drama Bunga Rumah Makan karya Utuy Tatang Sontani ini relevan dan relevan untuk dijadikan bahan ajar Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas khususnya kelas XI mengenai unsur naskah drama.

Kata kunci :konflik batin, nilai pendidikan, bahan ajar Bahasa Indonesia.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Andayani, M.Pd.
2. Drs. Slamet, M.Pd
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP