Penulis Utama : Puspita Eka Lestari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : B0415044
Tahun : 2020
Judul : Eksistensi Partai Islam dalam Kabinet dan Keikutsertaannya di Pemilu Pertama Indonesia (Studi Kasus Tahun 19550-1955)
Edisi :
Imprint : SURAKARTA - Fak. Ilmu Budaya - 2020
Kolasi :
Sumber : .
Subyek :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

 

Puspita Eka Lestari. B0415044. 2020. Eksistensi Partai Islam Dalam Kabinet Dan Keikutsertaannya Di Pemilu Pertama Indonesia (Studi Kasus Tahun 1950-1955)

 Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang: (1) Eksistensi Partai Islam dalam Kabinet Indonesia tahun 1950-1955. (2) Perkembangan Partai Islam Peserta Pemilu tahun 1950-1955. (3) keikutsertaan Partai Islam dalam Pemilu Indonesia tahun 1955.

Penelitian ini merupakan penelitian historis dengan menggunakan metode sejarah, yang meliputi heuristik (studi dokumen dan studi pustaka), kritik sumber, interpretasi, historiogafi. Sumber penelitian didapatkan dari arsip, surat kabar sejaman yang secara khusus diterbitkan oleh partai-partai islam maupun surat kabar yang secara umum membahas mengenai pemilu 1955, serta buku-buku, jurnal dan penelitian terdahulu yang berkaitan. Data yang terkumpul kemudian dikritik dan diverifikasi dengan studi pustaka untuk mendapat kredibilitas atau keasliannya. Data tersebut kemudian dianalisis dan disusun dalam sebuah historiografi.

Berdasarkan penelitian dan analisis dari berbagai sumber yang telah didapat dapat dikatakan bahwa Indonesia berusaha menstabilkan keadaan politik dan  mengadakan pemilihan umum yang merupakan salah satu aspek negara demokrasi. Wacana pelaksanaan pemilu sudah ada sejak awal kemerdekaan, namun baru dapat dilaksanakan tahun 1955. Kebebasan untuk berpartai menyebabkan partai-partai politik berideologikan islam menunjukan keberadaannya di pemerintahan dengan duduk dikabinet, serta menjadi peserta pemilu.  Pertai-partai islam seperti Masyumi, NU, PSII, dan Perti mulai menunjukan orientasi politiknya, dan bergabung bersama kabinet-kabinet yang ada.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah Partai-partai islam tertarik dengan politik dan aktif sebagai bagian dari kabinet yang tersusun. Partai islam mampu beberapa kali menjadi formatur kabinet yang ada. Tidak hanya Masyumi, partai islam lain seperti Masyumi, NU, PSII, dan Perti juga menunjukan keberadaannya di kabinet dan pemilu. Hasil pemilu partai islam bergantung pada basis massa terbesar dari suatu partai.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Halaman Cover.pdf
BAB 1.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Lampiran.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dra. Isnaini W.W , M.Pd.
2. Drs. Tundjung Wahadi Sutirto, M.Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya