Penulis Utama : Luky Fitriani
NIM / NIP : S231908015
×

Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) merupakan kejadian luar biasa yang melanda seluruh negara di dunia tak terkecuali Indonesia. Masuknya virus ini pada awal tahun 2020 menjadi pengalaman pertama Indonesia dalam menghadapi penyakit dengan tingkat penyebaran sangat tinggi. Belum adanya obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini membuat masyarakat mengalami ketakutan, sehingga tidak mudah menerima keberadaan pasien yang tertular Covid-19 di tengah masyarakat. Penolakan akan pasien Covid-19 terjadi di berbagai daerah di Indonesia, tak hanya di lingkungan tempat tinggal namun juga di tempat bekerja. Perlakukan yang tidak menyenangkan diterima sebagian penderita Covid-19 dan mempengaruhi manajemen privasi tiap penderita. Sehingga realitas terkait bagaimana penderita Covid-19 mengelola informasi pribadinya menjadi sangat menarik diteliti. 
Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mencermati bagaimana penyintas mengelola informasi pribadinya dalam berkomunikasi baik kepada keluarga dan orang-orang di sekitar selama tertular Covid-19. Bagaimana mereka melakukan adaptasi ketika dihadapkan pada pergolakan yang timbul dalam pengungkapan diri sebagai penderita Covid-19 menjadi fokus dalam studi ini. Studi dilakukan dengan metode kualitatif yang melibatkan delapan penyintas Covid-19, yang tergabung dalam kelompok obrolan Whatsapp penyintas Covid-19 di Jakarta dan Jabodetabek. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam. 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara keterbukaan komunikasi pada level tekstual terhadap adaptasi komunikasi penyintas Covid-19. Gambaran pada level tekstual memberikan pandangan baru terhadap manajemen privasi dan menjadi pintu masuk dalam memahami bagaimana penyintas melakukan disclosure terkait kondisi dirinya yang positif tertular Covid-19. Semua informan menempatkan informasi hasil tes positif sebagai informasi utama yang akan dibagikan kepada co-owner dengan berbagai pertimbangan dari segi reaksi, keselamatan orang lain hingga protap yang wajib dipatuhi sebagai upaya pencegahan Covid-19. Terdapat tiga informan yang mengalami turbulensi informasi berupa labelisasi, dikucilkan, dan tindakan kurang menyenangkan. Dicermati juga bahwa meski hanya tiga informan yang mengalami turbulensi, kesemua penyintas tetap melakukan adaptasi dalam komunikasi saat tertular Covid-19.

 

×
Penulis Utama : Luky Fitriani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S231908015
Tahun : 2022
Judul : Adaptasi Komunikasi dalam Pengelolaan Informasi Privasi Penyintas Covid-19
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. ISIP - 2022
Program Studi : S-2 Ilmu Komunikasi (Manajemen Komunikasi)
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Pengelolaan informasi privasi, disclosure, penyintas, Covid-19, adaptasi interaksi, Whatsapp grup
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : https://journal.uny.ac.id/index.php/informasi/article/view/45068
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Drs. Pawito, Ph.D.
2. Dra. Prahastiwi Utari, M.Si., Ph.D.
Penguji : 1. Dr. Andre N. Rahmanto, S.Sos., M.Si.
2. Albert Muhammad I. N., S.Sos., M.Pol.Sc., Ph.D.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. ISIP
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.