Penulis Utama : Ahmad Fathoni
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0717006
Tahun : 2021
Judul : Pengaruh Panjang Entres dan Naungan Terhadap Keberhasilan Grafting Jambu Mete (Anacardium Occidentale L.)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2021
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Pertanian-H0717006
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Jambu mete (Anacardium occidentale L.) ialah tanaman industri yang dapat tumbuh pada lahan marginal iklim kering. Kondisi lahan dan iklim di Indonesia tergolong potensial jika dimanfaatkan untuk membudidayakan jambu mete. Salah satu masalah pembudidayaan jambu mete di Indonesia adalah rendahnya rata- rata produktivitasnya yang hanya 432 kg/ha dan produksinya 117.400 ton, sedangkan  untuk  negara-negara  lain  seperti  Vietnam  3894  kg/ha  pada  luas
305.791 ha dan hasil produksinya 1.190.900 ton. Peran jambu mete diharapkan dapat membantu kondisi perekonomian secara menyeluruh dalam pasar domestik
dan pasar internasional. Produksi dari Kabupaten Wonogiri selalu terpantau dari
2012-2016 mengalami penurunan hasil produksi sebesar 4,22% per tahun, hal ini disebabkan pula karena rata-rata produktivitasnya turun 4,16% per tahun dan tidak signifikannya luas panen dengan 0,18%. Pemakaian bibit yang kurang bermutu merupakan penyebab rendahnya produktivitas tanaman karena agroekologi yang kurang terpenuhi, bibit yang dihasilkan dari benih sehingga berdampak pada lambatnya waktu produksi. Banyak petani yang membutuhkan bibit yang umur produksinya cepat dan bermutu baik. Sehingga perbaikan bibit tanaman salah satunya dengan melakukan kegiatan grafting dengan memotong batang atas (entres) pohon jambu mete yang produktivitasnya masih tinggi kemudian disambungkan dengan bibit jambu mete sebagai batang bawahnya. Selain menggunakan ukuran panjang entres, juga membandingkan pengaruh adanya intensitas cahaya yang masuk menggunakan pengaruh naungan (paranet) untuk mendapatkan hasil terbaik pada kegiatan grafting.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan September 2020 bertempat di lahan belakang rumah kaca Fakultas Pertanian UNS, Jebres, Surakarta. Jenis Panjang ukuran batang atas (entres) yang digunakan dalam penelitian yaitu ukuran 5cm (E1), 7,5cm (E2), 10cm (E3). Untuk pengaruh intensitas cahaya yang digunakan yaitu pencahayaan 100% (N1), cahaya dalam paranet 20-30% (N2), dan cahaya dalam paranet 10-20% (N3). Penelitian dilakukan   dengan   menggunakan   rancangan   penelitian   Rancangan   Acak Kelompok Lengkap (RAKL) Split Plot. Variabel yang diamati yaitu skoring kondisi tanaman, pertambahan panjang tunas, suhu, kelembapan, intensitas cahaya, jumlah daun, panjang daun dan lebar daun. Analisis data menggunakan analisis ragam 5%, karena tidak berbeda nyata data dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi ditunjukkan pada perlakuan
E2N1 yaitu perlakuan panjang entres yang digunakan tidak berpengaruh pada keberhasilan grafting, lalu perlakuan pencahayaan yang diberikan tidak berpengaruh pula pada keberhasilan grafting. Sehingga tidak adanya interaksi antara panjang entres dan pencahayaan. Grafting yang berhasil hanya 1 pada panjang entres 7,5 cm dan pencahayaan 100% pada ulangan 2.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Bambang Pujiasmanto, M.S
2. Ir. Trijono Djoko Sulistyo, M.P.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian