Penulis Utama : Adi Kurnia Ramadhan
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0716003
Tahun : 2021
Judul : Pengaruh Perendaman Ga3 Dalam Perkecambahan dan Penyemprotan BAP Terhadap Pertumbuhan Awal Johar (Cassia Siamea Lamk.)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2021
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Pertanian-H0716003
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Johar (Cassia siamea Lamk.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki khasiat obat. Johar dipercaya mampu mengobati penyakit malaria dan diabetes. Potensi pemanfaatan johar tinggi namun belum banyak yang memanfaatkan dan dibudiayakan. Biji johar merupakan biji orthodoks yang memiliki masa dormansi lama. Penggunaan GA3 digunakan untuk mempercepat pemecahan dormansi biji. Penggunaan BAP digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan awal johar. GA3 dan BAP dalam penelitian bertujuan untuk meningkatkan perkecambahan dan pertumbuhan awal johar.
Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca Laboratorium Pertanian Jumantono Fakultas Pertanian UNS pada bulan September 2020–Desember 2020. Metode penelitian dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor dengan 12 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu tanpa GA3 (G0), GA3 100 ppm (G1), GA3 200 ppm (G2), GA3 300 ppm (G3). Faktor kedua yaitu tanpa BAP (B0), BAP 25 ppm (B1), BAP
50 ppm (G2). Pengamatan meliputi persentase perkecambahan, laju perkecambahan, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anak daun, diameter batang, dan panjang akar. Analisis ragam mwnggunakan uji F pada taraf 5%. Uji lanjut dengan DMRT pada taraf 5% untuk membandingkan hasil tiap perlakuan.
Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh GA3 secara tunggal pada persentase perkecambahan. GA3 300 ppm (G3) menghasilkan persentase perkecambahan tertinggi (26,67%). BAP secara tunggal memengaruhi jumlah daun johar terbentuk. BAP 50 ppm (B2) menghasilkan jumlah daun terbanyak (22,91 helai). Kombinasi GA3 dan BAP memengaruhi jumlah anak daun, diameter pangkal batang terbentuk. Perlakuan G3B2 menghasilkan anak daun terbanyak (311 helai) dan G3B1 menghasilkan diameter batang terbesar (7,82 mm). laju perkecambahan, tinggi tanaman, dan panjang akar tidak dipengaruhi oleh perlakuan yang diberikan.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.PDF
BAB II.PDF
BAB III.PDF
BAB IV.PDF
BAB V.PDF
Daftar Pustaka.PDF
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S.
2. Prof. Dr. Ir. Bambang Pujiasmanto, M.S
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian