Penulis Utama : Shinta Kartika Dewi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : B0417052
Tahun : 2021
Judul : Sistem Saluran Pembuangan Air (Rioleering) di Gemeente Semarang Tahun 1913 – 1923
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ilmu Budaya - 2021
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ilmu Budaya-B0417052
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Shinta Kartika Dewi. B0417052. 2021. Sistem Saluran Pembuangan Air (Rioleering) di Gemeente Semarang Tahun 1913 – 1923. Skripsi Prodi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Penelitian yang berjudul Sistem Saluran Pembuangan Air (Rioleering) di Gemeente Semarang Tahun 1913 – 1923 ini merupakan penelitian sejarah yang menjelaskan pembangunan serta perbaikan jaringan saluran pembuangan air Kota Semarang. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan (1) Proses pembangunan sistem saluran pembuangan air di Gemeente Semarang pada tahun 1913 – 1923, (2) Pengaruh pembangunan sistem saluran pembuangan air terhadap tata kota Gemeente Semarang, (3) Dampak pembanguan saluran pembuangan air di Gemeente Semarang pada tahun 1913 – 1923.
Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Teknik pengumpulan data (heuristik) dengan cara studi dokumen dan studi kepustakaan. Setelah pengumpulan data, selanjutnya melakukan kritik sumber (kritik intern dan ekstern). Data tersebut dianalisa sesuai dengan topik penelitian sehingga diperoleh fakta sejarah yang selanjutnya disusun historiografi.
Sejak diberlakukannya desentralisasi, Gemeente Semarang mulai menyelesaikan permasalahannya sendiri yang kompleks, seperti pembangunan saluran pembuangan air untuk perbaikan kampung. Pembangunan saluran pembuangan air di Gemeente Semarang mengundang ahli di bidang tersebut untuk membantu menyelesaikan permasalahan saluran pembuangan air. Saluran pembuangan terbuka akan digunakan untuk mengalirkan air hujan dan untuk masalah pembuangan feses akan dibangun kamar mandi umum dan saptic tank di setiap perkampungan. Pengaruh pembangunan saluran pembuangan air terhadap tata kota yaitu untuk menanggulangi banjir serta menjadi syarat untuk perluasan kota dan program perbaikan kampung. Pembangunan saluran pembuangan air tidak terlepas dari master plan Gemeente Semarang karena jaringan saluran mengikuti jalan atau daerah yang yang tercantum dalam master plan kota. Selain itu pembangunan serta perbaikan saluran pembuangan air di setiap daerah dapat mengendalikan wabah kolera dan malaria yang telah terjadi di Gemeente Semarang.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah solusi pemerintah kota untuk membangun dan memperbaiki saluran pembuangan air berhasil membuat Gemeente Semarang terbebas dari banjir serta wabah kolera dan malaria dapat ditekan hingga tahun 1923. Selain itu, memperbaiki saluran pembuangan air di kampung-kampung penduduk adalah salah satu wujud dari program perbaikan kampung yang menuju perbaikan kota.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Supariadi, M.Hum
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya