Penulis Utama : Nurma Sunaryati
Penulis Tambahan : 1. Widya Ayu Ningsih
NIM / NIP : I0517063
Tahun : 2022
Judul : Prarancangan Pabrik Metanol dari Biogas dengan Proses Hidrogenasi Karbon Monoksida Tekanan Rendah Kapasitas 50.000 Ton/Tahun
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Teknik - 2022
Kolasi :
Sumber :
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Metanol (CH3OH) mempunyai peranan penting sebagai bahan baku asam asetat, formaldehida, Methyl Tertier Buthyl Eter (MTBE), dan Dimetil Terephtalat (DMT). Kegunaan lainnya adalah sebagai bahan anti beku pada proses pendinginan, pelarut, bahan bakar, dan bahan aditif untuk industri etanol. Pembangunan pabrik metanol bertujuan memenuhi kebutuhan dalam negeri yang semakin meningkat dan meningkatkan pendapatan serta menghemat devisa negara dari sektor industri, maka dirancang pabrik ini dengan kapasitas 50.000 ton/tahun. Pabrik direncanakan berdiri di Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, Riau pada tahun 2024.

Tahapan proses produksi metanol meliputi persiapan bahan baku, pembentukan gas sintesis di reaktor steam reformer, pembentukan metanol di reaktor, dan pemurnian produk metanol. Pembentukan metanol menggunakan bahan sebanyak 1,33 kg biogas/kg produk diperoleh dari PT. Inti Indosawit Subur dan 1,94 kg steam/kg produk diperoleh dari unit utilitas. Biogas yang diperoleh masih mengandung impuritas yaitu NH3, CO2, dan H2S. Purifikasi biogas dilakukan dengan metode aborbsi menggunakan pelarut yaitu larutan MEA 20?lam absorber. Make up air dibutuhkan sebanyak 0,01 kg air/kg produk. Larutan MEA 20% kotor dibersihkan dari impuritas dalam regenerator, impuritas keluaran regenerator sebanyak 0,68 kg/kg produk. Pembentukan gas sintesis dari biogas terjadi melalui reaksi steam reforming dengan katalis padat Ni/Al2O3. Reaksi berlangsung di dalam reaktor fixed bed multitube pada suhu 800°C dan tekanan 10 bar dengan konversi reaksi 93,54% terhadap metana. Produk reaktor reformer yang masih mengandung banyak H2O, dipisahkan dalam kondensor parsial dan separator. Air yang dihasilkan sebanyak 1,29 kg air/kg produk. Pembentukan metanol dari gas sintesis terjadi melalui reaksi hidrogenasi karbon monoksida (CO) dan karbon dioksida dengan katalis padat Cu/ZnO/Al2O3. Reaksi berlangsung di dalam reaktor fixed bed multitube pada suhu 210°C dan tekanan 50 bar dengan konversi reaksi 96,29% terhadap CO. Produk keluaran reaktor dialirkan menuju kondensor parsial untuk memisahkan crude methanol dan sisa gas yang tidak bereaksi sebanyak 0,26 kg/kg produk. Produk yang dihasilkan adalah metanol dengan kemurnian 99,85% w/w. Produk bottom menara distilasi untuk pemurnian metanol berupa air dan sedikit metanol sebanyak 0,05 kg/kg produk.

Unit pendukung proses pabrik meliputi unit pengadaan air (6,91 kg/kg produk), superheated steam dengan tekanan 4,69 bar dan suhu 160°C (1,48 kg/kg produk), udara tekan (0,02 Nm3/kg produk), tenaga listrik (0,97 kWh/kg produk) serta bahan bakar furnace, boiler, dan generator (0,05 MMBTU/kg produk). Pabrik juga didukung laboratorium yang mengontrol mutu bahan baku dan produk serta memonitor limbah buangan pabrik.

Bentuk perusahaan adalah Perseroan Terbatas (PT), dengan struktur organisasi line and staff. Pembagian jam kerja terdiri dari karyawan shift dan non- shift. Karyawan non shift bekerja selama 8 jam per hari dan 5 hari kerja dalam satu minggu. Karyawan shift terbagi menjadi 4 kelompok dengan 3 macam shift. Jumlah karyawan yang diperlukan dalam pengoperasian pabrik ini sejumlah 164 pekerja dengan 0,00656 man-hour/kg produk.

Bahan baku yang diperlukan yaitu biogas dengan harga Rp 42.943,65/MMBTU, katalis Ni/Al2O3 Rp 178.931,88/kg, dan katalis Cu/ZnO/Al2O3 Rp 93.044,58/kg. Produk akan dijual dengan harga Rp 13.209,87/kg. Analisis profitabilitas secara non-discounted menunjukkan nilai PBP (Payback Period) selama 2,2 tahun, Cummulative Cash Ratio (CCR) sebesar 3,57, Rate of Return on Investment (ROROI) sebesar 35,54%, dan Cummulative Cash Position (CCP) sebesar Rp 1.848.025.827.767,58. Berdasarkan analisis profitabilitas secara discounted diperoleh nilai Discounted Payback Period (DPBP) selama 2,72 tahun, Present Value Ratio (PVR) sebesar 2,2, Discounted Cash Flow Rate of Return (DCFROR) sebesar 26,15%, dan Net Present Value (NPV) sebesar Rp773.253.000.245,43. Jadi dari segi ekonomi, pabrik ini layak didirikan.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Bab V.pdf
Bab IV.pdf
Bab III.pdf
Bab I.pdf
Bab II.pdf
Halaman Cover.pdf
Bab VI.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lampiran.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Sunu H. Pranolo, S.T., M.Sc.
2. Dr. Joko Waluyo, S.T., M.T.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik