Penulis Utama : Nur Isnani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K.8405002
Tahun : 2009
Judul : Sosial ekonomi masyarakat pedagang waduk gajah mungkur (studi kasus tentang kehidupan sosial ekonomi pedagang sektor informal di kawasan wisata waduk gajah mungkur Wonogiri)
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS-FKIP Jur. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-K.8405002-2009
Subyek : SOSIAL EKONOMI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1)mengidentifikasikan kehidupan sosial ekonomi para pedagang sektor informal di kawasan Wisata Waduk Gajah Mungkur (2)mendeskripsikan upaya pengembangan usaha para pedagang sektor informal di Kawasan Wisata Waduk Gajah Mungkur. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan studi kasus tunggal terpancang. Sumber data didapat dari informan, peristiwa dan aktivitas, dokumen dan arsip, serta studi pustaka. Teknik cuplikan menggunakan purposive dan snowball. Pengumpulan data menggunakan observasi langsung, wawancara, dokumentasi. Untuk mencari kevaliditasan data menggunakan trianggulasi data dan metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan (1)secara sosial masyarakat pedagang sektor informal masih kental dengan sentimen yang tinggi mencirikan masyarakat pedesaan. Misalnya masih menganut gotong royong, kebersamaan, seperti membantu tetangga yang melaksanakan hajatan, menjenguk orang sakit dan arisan di masyarakat. Secara ekonomi, dengan membuka usaha sektor informal berdagang di Waduk Gajah Mungkur dapat meningkatkan penghasilan mereka. Dengan meningkatnya penghasilan sebagai pedagang, masyarakat berusaha menyekolahkan anak sampai tinggi. (2)Upaya pengembangan usaha telah dilakukan pedagang dengan memperluas tempat berdagang, memperbanyak jumlah dagangan serta jenis dagangan. Dalam pengembangan usaha dagang mereka tidak lepas dari suatu kendala. Kendala yang dihadapi umumnya berasal dari luar dirinya antara lain: masuknya pedagang dari luar kawasan waduk, pedagang lain yang berbuat curang, persaingan harga, tempat berdagang yang terbuka dan berada di area belakang, serta modal awal berjualan. Untuk keluar dari kendala tersebut, pedagang memiliki cara yaitu dengan melakukan pendekatan dari hati ke hati, menetapkan harga dagangan yang sama, memberikan pendapat pada pengelola, serta solusi dari diri sendiri.
File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dra. Hj. Siti Rochani, CH, M. Pd
2. Drs. H. Basuki Haryono, M. Pd
Catatan Umum : 1696/2009
Fakultas : Fak. KIP