Penulis Utama : Mohammad Angga Saputro
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : B0217043
Tahun : 2021
Judul : Wacana Humanisme Universal Dalam Kesastraan Indonesia Pascakemerdekaan (1945-1965)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ilmu Budaya - 2021
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ilmu Budaya-B0217043
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Permasalahan dalam penelitian ini meliputi bagaimana konstruksi dan persebaran wacana humanisme universal dalam kesastraan Indonesia pascakemerdekaan (1945-1965). Tujuan penelitian ini adalah membongkar konstruksi dan mengetahui persebaran wacana humanisme universal dalam kesastraan Indonesia pascakemerdekaan (1945-1965). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Objek formal berupa wacana estetika humanisme universal dalam kesastraan Indonesia dan objek material berupa kesastraan Indonesia pascakemerdekaan (1945-1965). Data penelitian meliputi wacana estetika humanisme universal dalam tulisan kesastraan Indonesia, tulisan fenomena budaya yang berkait dengan ranah kesastraan Indonesia, wacana humanisme universal di dalam kritik sastra, pernyataan para ahli, serta pernyataan dari lembaga kesastraan Indonesia. Sumber data penelitian ini berupa tulisan-tulisan mengenai kesastraan Indonesia, fenomena budaya dalam kesastraan Indonesia, penelitian/kritik sastra, pernyataan para pelaku serta ahli, pun lembaga kesastraan Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode baca dan catat. Teknik analisis dilakukan dengan dua arah kerja yakni, analisis kritis dan analisis genealogis.
Simpulan dalam penelitian ini adalah (1) wacana humanisme universal menjadi wacana dominan dalam kesastraan Indonesia pascakemerdekaan (1945-1965). Wacana humanisme universal dibentuk atas suatu usaha dalam mengokohkan kekuasaan di masanya yang merupakan keberlanjutan dari kekuasaan kolonial. Dominasi wacana humanisme universal mengakibatkan ketersingkiran wacana lain, seperti wacana estetika religi, wacana estetika etnik, dan wacana estetika lokal atau kedaerahan. Selain beberapa wacana lain yang tersingkir, juga terdapat wacana lain yang sebaliknya mendukung wacana dominan, yakni wacana militer. (2) Pembentukan dan formasi diskursif wacana humanisme universal dalam kesastraan Indonesia mengokohkan kuasa dan pengetahuan Barat. Dominasi wacana humanisme universal terjadi pada kurun waktu pascakemerdekaan, sebelum, dan sesudahnya dari Balai Pustaka dengan romantismenya sampai setidak-tidaknya di era reformasi. Wacana humanisme universal dibentuk dan disebarluaskan melalui strategi dari berbagai pihak dari dalam maupun luar sebagai upaya pengokohan kuasa dan pengetahuan Barat dengan balutan ide-ide kebebasan.

Kata kunci: humanisme universal, kesastraan Indonesia, kuasa, Foucault.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dra. Murtini, M.S.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya