Penulis Utama : Sudrajat Priyo Tamtomo
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : D0114099
Tahun : 2022
Judul : Konflik Dalam Pembangunan Ekowisata Gedong Pass Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. ISIP - 2022
Kolasi :
Sumber :
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;} </style> <![endif]-->Gunung Merbabu merupakan sebuah kawasan konservasi dibawah pengawasan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu. Adanya status konservasi membuat kelestarian alam di kawasan ini terjaga dan dimanfaatkan oleh desa-desa sekitarnya. Seperti yang terjadi di Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Pemerintah Desa Tajuk memiliki rencana mengembangkan daerahnya melalui pariwisata dengan tema pendidikan lingkungan atau disebut dengan ekowisata berbasis komunitas. Pembangunan memiliki dua lokasi utama yaitu alun-alun desa dan Dusun Gedong yang berada di lereng gunung. Pembangunan wisata di Dusun Gedong terjadi antara warga setempat, pemerintah desa, mahasiswa KKN dan kelompok relawan yang membuahkan hasil bernama Gedong Pass.

Akan tetapi seiring dengan perkembangan Gedong Pass muncul permasalahan diantara pemangku kepentingan seperti, sebagian kelompok warga yang menarasikan ekowisata Gedong Pass sebagai aset ikonik yang dibangun tanpa bantuan dari luar komunitas, menolak keterlibatan pihak lain dalam pengelolaan dan pengurusan ijin penggunaan lahan kepada otoritas setempat. Hal tersebut menyebabkan konflik antar pemangku kepentingan baik secara vertikal maupun horizontal.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konflik dalam pembangunan Ekowisata Gedong Pass terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari observasi, dokumentasi atau arsip, dan wawancara dengan beberapa narasumber. Hasil penelitian menunjukkan konflik dalam pembangunan ekowisata Gedong Pass terjadi karena beberapa penyebab mulai dari komunikasi yang tidak efektif antara pemerintah setempat dengan warga Gedong yang menyebabkan miskomunikasi, konflik terdahulu yang belum tuntas, kompetisi terhadap sumber daya terbatas, dan adanya perbedaan kepentingan diantara pemangku kepentingan.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman cover.pdf
File Bab 1.pdf
File Bab 2.pdf
File Bab 3.pdf
File Bab 4 .pdf
File Bab 5 .pdf
File Daftar Pustaka.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Sudarmo, M.A.,Ph.D
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. ISIP