Penulis Utama : Rakhmiyati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S901708006
Tahun : 2022
Judul : Pengaruh Ekstrak Tulang Rawan Ikan Hiu (Carcharhinus sorrah) terhadap Proses Penyembuhan Luka pada Ekor Regenerat Kadal (Mabouya multifasciata Kuhl)
Edisi :
Imprint : SURAKARTA - Fak. MIPA - 2022
Kolasi :
Sumber : .
Subyek :
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Rakhmiyati. S901708006. Pengaruh Ekstrak Tulang Rawan Ikan Hiu (Carcharhinus sorrah) Terhadap Proses Penyembuhan Luka Pada Ekor Regenerat Kadal (Mabouya multifasciata Kuhl). Pembimbing I: Dr. Tetri Widiyani, M.Si., Pembimbing II: Dr. Agung Budiharjo, M.Si. Tesis. Program Studi S2 Biosain. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Sebelas Maret. 2021.

 

Ekstrak tulang rawan ikan hiu (Carcharhinus sorrah) diketahui mengandung senyawa glukosamin dan kondroitin sulfat. Kedua glikosaminoglican (GAG) ini berfungsi sebagai agen penyembuhan luka dan membantu proses angiogenesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa glukosamin dan kondroitin sulfat pada ekstrak tulang rawan ikan hiu (TRIH), serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekor regenerat dan struktur histologi ekor regenerat kadal. Untuk mengetahui kandungan senyawa glukosamin dan kondroitin sulfat pada ekstrak TRIH menggunakan metode High Performance Liquid Chromatography (HPLC) dengan larutan buffer potassium phosphate pH 3. Salep ekstrak TRIH dibuat dari parafin liquidum dan vaselin album. Untuk menguji efektivitas salep ekstrak TRIH terhadap pertumbuhan panjang ekor regenerat kadal dilakukan dengan menggunakan hewan uji kadal yang dibagi menjadi 4 kelompok. Masing-masing kelompok diberikan perlakuan menggunakan formulasi salep yang berbeda konsentrasi ekstrak TRIH. Kelompok I, II, III dan IV secara berturut-turut adalah kelompok kontrol (0%), 5%, 10%, dan 15%. Untuk mengetahui struktur histologi ekor regenerat dibuat sediaan mikroskopis menggunakan metode paraffin dengan pewarna Hematoxylin-Eosin (HE). Karakter fisikokimia salep berupa pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat diukur pada masing-masing formulasi salep. Data kuantitatif karakteristik fisikokimia salep dianalisis menggunakan One Way ANOVA. Sedangkan data panjang ekor regenerat kadal dianalisis menggunakan Two Way ANOVA.  Data hasil pengamatan struktur histologis ekor regenerat dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak TRIH mengadung senyawa glukosamin dan kondroitin sulfat dengan waktu retensi 1,914 menit. Berdasarkan hasil uji One Way ANOVA, perbedaan formulasi salep berpengaruh signifikan (p<0>

File Dokumen Tugas Akhir : Tidak ada file.
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Tetri Widiyani, M.Si
2. Dr. Agung Budiharjo, M.Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA