Penulis Utama : Aqil Fadhilah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : B0417009
Tahun : 2022
Judul : Museum Wayang Sebagai Pusat Pelestarian Wayang Di Jakarta Tahun 1975-2014
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ilmu Budaya - 2022
Kolasi :
Sumber :
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Aqil Fadhilah. B0417009. Museum Wayang Sebagai Pusat Edukasi dan Pelestarian Wayang di Jakarta Tahun 1975-2014. Skripsi: Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang: (1) Pengelolaan Museum Wayang tahun 1975-2014, (2) Upaya konservasi koleksi pada Museum Wayang, (3) Peran Museum Wayang dalam upaya pendidikan nilai-nilai budaya kepada masyarakat. 

Sesuai dengan tujuan penelitian ini, maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang meliputi langkah Heuristik, kritik sumber (kritik Intern dan kritik ekstern), interpretasi data dan tahap akhir yaitu Historiografi. Sumber yang digunakan dalam penelitian ini berupa arsip dan dokumen terkait dengan laporan kegiatan Museum Wayang tahun 1975-2014, surat kabar sezaman, serta wawancara langsung dengan narasumber yang berkaitan. Penelitian ini juga dilengkapi dengan sumber-sumber sekunder yang diperoleh dari buku referensi, artikel yang berkaitan, dan penelitian terdahulu yang masih berkaitan dengan penelitian ini. 

Berdasarkan hasil penelitian latar belakang berdirinya Museum Wayang adalah karena adanya prakarsa dari masyarakat dan para tokoh pewayangan serta pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk mendirikan lembaga museum bertema pewayangan. Museum Wayang didirikan sebagai wadah untuk memfasilitasi masyarakat di wilayah Jakarta dalam melakukan berbagai kegiatan kesenian wayang. Lembaga Museum Wayang sendiri merupakan lembaga permuseuman yang berfungsi sebagai pelestarian kesenian wayang. Museum Wayang sebagai lembaga pelestarian turut mengumpulkan dan mencatat benda-benda pewayangan untuk dijadikan sebagai koleksi museum dan merawat serta melestarikan koleksi untuk dapat dipamerkan kepada masyarakat. Peran serta Museum Wayang dalam melakukan pelestarian dapat dilihat melalui berbagai kegiatan yang diadakan Museum Wayang untuk terus menghidupkan kesenian wayang di wilayah Jakarta.

Kesimpulan penelitian menunjukan bahwa hadirnya Museum Wayang di wilayah DKI Jakarta adalah sebagai lembaga pelestarian yang bertujuan untuk menghidupkan tradisi pewayangan di tengah-tengah masyarakat. Pelestarian yang dilakukan Museum Wayang adalah dalam hal pelestarian fisik benda-benda kesenian wayang dan juga pelestarian nilai-nilai yang terkandung di dalam benda-benda koleksi pewayangan. Pelestarian fisik dilakukan dengan cara pemeliharaan koleksi museum dan konservasi, sedangkan pelestarian nilai budaya dilakukan dengan cara pengadaan acara secara rutin bertema pewayangan di masyarakat.

Kata Kunci: Budaya, Koleksi, Konservasi, Museum, Wayang.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lampiran.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Suharyana, M. Pd.
2. Tiwuk Kusuma Hastuti, S.S., M.Hum.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya