Penulis Utama : Annisa Tridamayanti
NIM / NIP : S511702001
×

Latar Belakang: Growth Differentiation Factor-15 (GDF-15) merupakan suatu penanda inflamasi sistemik serta stres oksidatif telah muncul sebagai biomarker yang mampu memprediksi kejadian kardiovaskular. Studi terkini memperlihatkan bahwa GDF-15 meningkat pada pasien dengan infark miokard akut, namun peran prognostiknya masih belum sepenuhnya diketahui.
Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan terjadinya major adverse cardiac event (MACE) antara kadar GDF-15 tinggi dan rendah pada saat hospitalisasi dan tiga bulan observasi pada pasien infark miokard akut.
Metode: Penelitian kohort ini dilakukan pada 25 November 2020 hingga 15 Mei 2021 di rumah sakit Dr. Moewardi. Sebanyak 64 pasien infark miokard akut diuukur kadar GDF-15 saat admisi, kemudian dicari nilai titik potong teroptimal dari kurva Receiver Operating Characteristic (ROC) dan dibandingkan antara pasien dengan dan tanpa MACE.
Hasil: Dari keseluruhan pasien, 66.66?rjenis kelamin pria, dan 33.33% merupakan wanita. Sebanyak 48 pasien (75%) didiagnosis STEMI, dan 16 pasien (25%) didiagnosis NSTEMI. MACE saat hospitalisasi terjadi pada 43.75% pasien (gagal jantung akut, aritmia, syok kardiogenik, resusitasi kardiopulmoner, dan kematian sebesar 35.9%, 1.5%, 12.5%, 10.9%, dan 9.3%), sedangkan MACE pada tiga bulan observasi terjadi pada 26.5% pasien (gagal jantung akut, sindroma koroner akut, dan kematian sebesar 14.1%, 9.3%, dan 3.1%). Pasien dengan MACE memiliki kadar GDF-15 yang lebih tinggi dibandingkan tanpa MACE (p=0.001) pada saat hospitalisasi dan begitu juga pada tiga bulan observasi (P<0 p=0.003), p=0.049). p=0.002)>Kesimpulan: GDF-15 memiliki hubungan signifikan terhadap risiko terjadinya MACE saat hospitalisasi dan observasi 3 bulan pada pasien infark miokard akut.

Kata Kunci: infark miokard akut, growth differentiation factor, major adverse cardiac event

 

×
Penulis Utama : Annisa Tridamayanti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S511702001
Tahun : 2021
Judul : Peran Growth Differentiation Factor-15 (Gdf-15) Dalam Memprediksi Kejadian Kardiovaskular Mayor Saat Hospitalisasi dan Tiga Bulan Paska Infark Miokard Akut
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2021
Program Studi : PPDS Jantung dan Pembuluh Darah
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana-S511702001
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Trisulo Wasyanto, dr., SpJP(K), FIHA, FAPSC, FAsCC.
2. Ahmad Yasa’, dr., SpJP(K), FIHA.
Penguji : 1. Dr. Trisulo Wasyanto, dr., SpJP(K), FIHA, FAPSC, FAsCC.
2. Ahmad Yasa’, dr., SpJP(K), FIHA.
Catatan Umum :
Fakultas : Sekolah Pascasarjana
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.