Penulis Utama : Nurul Habibah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I8318018
Tahun : 2021
Judul : Produksi Prekursor Sebagai Bahan Baku LiFePO4/C Untuk Baterai Lithium Ion
Edisi :
Imprint : Surakarta - Sekolah Vokasi - 2021
Kolasi :
Sumber : UNS-Sekolah Vokasi-I8318018
Subyek : -
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Krisis energi dan permasalahan lingkungan saat ini telah mendorong pengembangan energi terbarukan dan sistem penyimpanan energi yang ramah lingkungan. Baterai merupakan sistem penyimpanan energi yang penting terhadap sumber energi terbarukan. Jenis baterai dapat dibedakan menjadi baterai primer (single-used battery) dan baterai sekunder (rechargable battery). Baterai lithium- ion merupakan baterai isi ulang yang paling sering digunakan dikehidupan sehari- hari, jenis baterai lithium ion yang menjanjikan untuk dikembangkan adalah baterai LiFePO4, baterai LiFePO4 memiliki keunggulan yaitu stabilitas thermal yang baik, kapasitas daya tinggi, ramah lingkungan, biaya bahan baku rendah dan siklus hidup yang panjang. Pemilihan prekursor untuk bahan baku pembuatan material LiFePO4 dapat menentukan kinerja yang dihasilkan oleh baterai. Tugas akhir ini berfokus untuk mempersiapkan prekursor sebagai bahan baku pembuatan LiFePO4/C, adapun tujuan yang ingin didapat yaitu menghasilkan material prekursor FeC2O4 dan FePO4, membandingkan karakteristik dari masing-masing prekursor, serta mengetahui pengaruh perbedaan prekursor terhadap karakteristik material LiFePO4/C yang dihasilkan.
Dalam tugas akhir ini, material prekursor disintesis menggunakan metode kopresipitasi, yaitu dengan cara mencampurkan beberapa senyawa dengan pelarut air hingga terbentuk endapan. Kemudian dilanjutkan metode solid state untuk mensintesis menjadi material LiFePO4/C, yang merupakan metode pencampuran beberapa padatan senyawa tanpa adanya pelarut. Karaterisasi material prekursor dan LiFePO4/C dilakukan dengan pengujian XRD, FTIR, SEM dan Pengujian elektrokimia (charge-discharge). Pembuatan prekursor FeC2O4 dan FePO4 dilakukan dengan metode kopresipitasi. Prekursor FeC2O4 dibuat dengan cara mencampurkan FeSO4, H2C2O4, dan NaOH dengan akuades kedalam reaktor, dan diaduk selama 5 jam, endapan yang terbentuk kemudian dicuci dan dikeringkan suhu pada 100? selama semalam, sedangkan pembuatan prekursor FePO4 dilakukan dengan cara mencampurkan FeSO4, H3PO4, H2O2, dan NH4OH dengan akuades kedalam reaktor, lalu dipanaskan 60? selama 5 jam, endapan yang terbentuk kemudian dicuci dan dikeringkan pada suhu 100? selama semalam, dilanjutkan kalsinasi material prekursor dalam furnace suhu 500? selama 5 jam.
Hasil Uji karakterisasi prekursor menunjukkan uji XRD puncak-puncak prekursor FeC2O4 dan FePO4 sudah terbentuk berdasarkan JCPDS 72-1305 dan JCPDS 29-0715. Pada uji FTIR untuk prekursor FeC2O4 terbentuk ikatan H2O, gugus C-O, gugus O-C-O, dan gugus C-C, sedangkan untuk prekursor FePO4 terbentuk gugus P-O, dan gugus O-P-O. Pada uji SEM prekursor didapatkan bentuk partikel prekursor FeC2O4 menyerupai patahan acak berupa kristal berbentuk prisma dengan ukuran partikel 4 – 5,83 mikron dan pada prekursor FePO4 bentuk partikel berupa spherical dengan ukuran partikel 10,8 – 12,8 mikron. Adapun perbedaan prekursor yang digunakan berpengaruh terhadap performa elektrokimia yang dihasilkan oleh baterai LiFePO4/C, uji charge- discharge menunjukann sampel LiFePO4/C dengan prekursor FeC2O4 dan FePO4 masing-masing memiliki kapasitas sebesar 109 mAh/gram, dan 76 mAh/gram. Sedangkan pada uji siklus menunjukkan bahwa sampel LiFePO4/C dengan prekursor FePO4 memiliki siklus yang lebih stabil dibandingkan sampel LiFePO4/C dengan prekursor FeC2O4.

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Eng. Agus Purwanto, S.T., M.T.
Catatan Umum :
Fakultas : Sekolah Vokasi