Penulis Utama : Govinda
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K2517030
Tahun : 2021
Judul : Analisis Pengaruh Variasi Barrel Temperature, Molding Temperature dan Cooling Time Terhadap Tensile Strength pada Injection Moulding BF/RPP
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. KIP - 2021
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. KIP-K2517030
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Fokus dari penelitian ini adalah pada analisis pengaruh variasi optimum barrel temperature dengan setting 165°C, 170°C dan 175°C, molding temperature dengan setting 45°C, 60°C dan 75°C dan cooling time dengan setting 12s, 18s dan 24s pada spesimen uji tarik ASTM D638 Tipe V.
Metode pada penelitian ini menggunakan matriks orthogonal Taguchi larik L9 yang direplikasi sebanyak 3 kali (noise). Parameter proses input adalah 1) Temperatur barrel, 2) Temperatur cetakan, 3) Waktu pendinginan. Dan output/targetnya adalah kekuatan tarik. Maka hasilnya adalah dihitung menggunakan rasio signal-to-noise (S/N) untuk mendapatkan level (variasi) yang memberikan nilai maksimum kekuatan tarik. Untuk mengetahui persentase kontribusi untuk masing-masing parameter proses, analisis varians (ANOVA) digunakan. Dari proses Taguchi ini, parameter kontribusi tertinggi dari tiga parameter yang diberikan di atas ditentukan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan ANOVA menunjukkan secara statistic parameter barrel temperature, molding temperature dan cooling time tidak berpengaruh terhadap nilai respon tensile strength. Namun hasil S/N rasio menunjukkan bahwa temperatur parameter pada level 1 yaitu 165 °C, parameter molding temperature pada level 3 yaitu 75 °C dan parameter cooling time pada detik 18 yang mana ketiga level ini menghasilkan tensile strength dengan variansi minimal terhadap nilai target. ANOVA menunjukkan bahwa secara statistic parameter barrel temperature dan molding temperature secara signifikan memiliki pengaruh terhadap nilai respon modulus tarik karena memiliki cukup bukti untuk menolak H0. Sedangkan parameter cooling time tidak berpengaruh terhadap nilai respon modulus tarik. Hasil S/N rasio terhadap modulus tarik juga menunjukkan nilai optimum yang sama dengan S/N rasio tensile strength. Dari hasil penelitian terhadap tensile properties dari komposit recycled Polypropylene dan serat bambu diketahui konfigurasi parameter dan level yang memberikan nilai sifat mekanis optimal yaitu pada barrel temperature 165 °C, molding temperature 75 °C dan cooling time 18 detik.

Kata kunci: rPP, Serat Bambu, Tensile Strength, Metode Taguchi, ANOVA

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Indah Widiastuti S. T., M.Eng
2. Dr. Yuyun Estriyanto, S.T., M.T
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP