Penulis Utama : Monica Caya Ardianari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S231708019
Tahun : 2022
Judul : Studi Fenomenologi Komunikasi Orang Tua yang Merawat Penyandang Gangguan Jiwa Psikotik di Kabupaten Wonogiri
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2022
Kolasi :
Sumber :
Subyek : -
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

 

ABSTRAK


 

Monica Caya Ardianari. NIM.S231708019. 2022. STUDI FENOMENOLOGI KOMUNIKASI ORANG TUA YANG MERAWAT PENYANDANG GANGGUAN JIWA PSIKOTIK DI KABUPATEN WONOGIRI. Pembimbing I .Dr. Andre Rahmanto,S.Sos.M.Si. Pembimbing II. Prof.Dr. Mahendra Wijaya,M.S. Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Studi Fenomenologi Komunikasi Orang Tua Yang Merawat Penyandang Gangguan Jiwa Psikotik di Kabupaten Wonogiri dilatarbelakangi oleh situasi masyarakat yang masih abai dengan penyakit gangguan kesehatan mental. Pada umumnya masyarakat menilai penyakit dilihat dari kondisi fisik tubuh, sementara gangguan jiwa dianggap bukanlah sebuah penyakit. Gangguan jiwa psikotik merupakan gangguan kejiwaan yang dialami seseorang, ditandai dengan terputusnya pikiran dengan dunia nyata, sehingga mengalami halusinasi dan delusi atau waham. Di Kabupaten Wonogiri, terdapat 2050 penyandang gangguan jiwa psikotik yang tinggal dan dirawat oleh orangtuanya.

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran bagaimana pengalaman komunikasi orang tua ketika menghadapi anak yang mengalami gangguan jiwa psikotik, bagaimana permasalahan yang dialami serta bagaimana adaptasi komunikasi antara orang tua dengan penyandang gangguan jiwa psikotik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Sampling purposive digunakan untuk merekrut delapan partisipan yaitu orang tua dari penyandang gangguan jiwa psikotik di Kabupaten Wonogiri. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur. Data yang terkumpul dianalisa menggunakan analisa fenomenologi deskriptif versi Moustakas.  Pisau analisa dalam penelitian ini menggunakan Interaction Adaptation Theory Judee Burgoon yang memiliki lima konsep dasar terjadinya adaptasi interaksi yaitu persyaratan, harapan, keinginan, posisi interaksi serta perilaku aktual.

Terdapat enam tema penelitian yang diidentifikasi dalam penelitian ini 1) Mencari kesembuhan, 2) Percakapan yang terbatas 3) Berdamai dengan situasi 4) Kebiasaan dalam berinteraksi, 5) Percakapan yang terbatas, 6) Pesan-pesan yang disampaikan. Berdasarkan tema tersebut dapat diidentifikasi adaptasi interaksi orang tua dengan penyandang gangguan jiwa psikotik. Pola adaptasi terbentuk dari tahun ke tahun. Ketika berinteraksi dengan penyandang gangguan jiwa psikotik orang tua cenderung memaklumi terhadap respon-respon negatif yang sering ditunjukkan oleh penyandang gangguan jiwa psikotik. Pemakluman tersebut didukung oleh kesadaran orang tua terhadap gangguan psikologis yang dialami anak, selain itu ikatan kasih sayang dan rasa tanggung jawab yang dimiliki orang tua terhadap anak, membuat mereka mampu menerima keberadaan anak meskipun mengalami gangguan jiwa psikotik.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V.pdf
BAB IV.pdf
BAB III.pdf
BAB II.pdf
BAB I.pdf
HALAMAN COVER.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
LAMPIRAN.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Andre N. Rahmanto,S.Sos.,M.Si.
2. Prof.Dr. Mahendra Wijaya M.S.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana