Penulis Utama : Aulianingrum Widayati
Penulis Tambahan : 1. apt. Adi Yugatama, S.Farm., M.Sc.
2. apt. Syaiful Choiri, M.Pharm.Sci.
3.
NIM / NIP : M0617007
Tahun : 2022
Judul : Pengaruh Konsentrasi Povidone K30 dan Poloxamer 188 terhadap Kelarutan dan Disolusi Piroksikam dalam Sistem Dispersi Padat
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. MIPA - 2022
Kolasi :
Sumber :
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Piroksikam merupakan analgetik yang memiliki permeabilitas tinggi, namun memiliki kelarutan rendah di dalam air. Dispersi padat adalah salah satu metode yang menjanjikan untuk zat aktif dengan kelarutan rendah, karena kemampuannya meningkatkan kelarutan dan kecepatan disolusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembuatan sistem dispersi padat dengan Povidone K30 dan Poloxamer 188 sebagai pembawa, terhadap kelarutan dan kecepatan disolusi piroksikam.

Dispersi padat dibuat menggunakan metode solvent evaporation. Formula dibuat dengan konsentrasi Povidone K30 sebesar 50, 65, dan 80?ngan konsentrasi Poloxamer 188 adalah 2, 6, dan 10%. Uji kelarutan dilakukan kepada dispersi padat yang telah dibuat, kemudian dilakukan analisis menggunakan two level factorial design untuk memperoleh formula optimum. Formula optimum dikarakterisasi menggunakan differential scanning calorimetry dan fourier transform infrared spectroscopy untuk memastikan terbentuknya dispersi padat serta adanya interaksi antara piroksikam dengan pembawa. Uji disolusi dilakukan untuk mengamati pengaruh dispersi padat terhadap profil disolusi piroksikam.

Berdasarkan hasil analisis statistik dari uji kelarutan, diperoleh formula satu sebagai formula optimum, dengan konsentrasi Povidone K30 adalah 50?n konsentrasi Poloxamer 188 sejumlah 2%. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsentrasi Povidone K30 memberikan efek yang signifikan terhadap kelarutan jenuh dan derajat supersaturasi, namun konsentrasi Poloxamer 188 tidak berefek signifikan. Kedua parameter ini mengalami perbaikan seiring dengan meningkatnya konsentrasi Povidone K30. Hasil uji disolusi menunjukkan bahwa kapsul dispersi padat meningkatkan kecepatan disolusi pada menit ke 20 hingga menit ke 40, namun tidak meningkatkan kecepatan disolusi hingga batas toleransi yaitu terdisolusi 75% pada menit ke 45.

File Dokumen Tugas Akhir : Tidak ada file.
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. apt. Adi Yugatama, S.Farm., M.Sc
2. apt. Syaiful Choiri, M.Pharm.Sci.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA