Penulis Utama : Alhasanah Zahro
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : B0218005
Tahun : 2022
Judul : Masyarakat Tionghoa dalam Cerita Pendek Makam Seekor Kuda (2018) Karya Sunlie Thomas Alexander
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ilmu Budaya - 2022
Kolasi :
Sumber : UNS
Subyek :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Alhasanah Zahro. B0218005. 2022. Masyarakat Tionghoa dalam Cerita Pendek Makam Seekor Kuda (2018) karya Sunlie Thomas Alexander. Skripsi: Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret.

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah mengenai: 1) seperti apakah latar sosiologis dan ideologi Sunlie Thomas Alexander dalam cerita pendek Makam Seekor Kuda (2018), 2) seperti apa wujud tata naratif cerita pendek Makam Seekor Kuda (2018) karya Sunlie Thomas Alexander, 3) seperti apa bentuk cerminan masyarakat Tionghoa dalam cerita pendek Makam Seekor Kuda (2018) karya Sunlie Thomas Alexander. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui latar sosiologis dan ideologi Sunlie Thomas Alexander yang tercermin dalam karya tersebut, 2) untuk mengetahui tata naratif teks karya tersebut, 3) menemukan cerminan masyarakat Tionghoa dalam karya tersebut.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan teori sosiologi sastra Ian Watt. Objek material dalam penelitian ini adalah cerita pendek Makam Seekor Kuda (2018) karya Sunlie Thomas Alexander. Objek formal yakni cerminan masyarakat Tionghoa dalam karya tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca dan mencatat. Teknik interpretasi data dilakukan dengan mengaitkan latar sosial serta ideologi pengarangm situasi sosial ketika teks terbit dan tata naratif teks untuk melihat cerminan kondisi sosial yang digambarkan dalam cerita pendek Makam Seekor Kuda (2018).

Sunlie yang berideologi humanisme dan mewakili kelompok sosial humanisme, khususnya masyarakat minoritas yang tertindas sangat mementingkan asas kemanusiaan, keadilan dan kesetaraan tanpa membedakan ras dan budaya. Sunlie melalui karya sastranya ingin menunjukkan bahwa peranakan Tionghoa telah menjadi bagian dari Indonesia. Analisis cermin masyarakat Tionghoa dalam cerita pendek Makam Seekor Kuda (2018) menunjukkan bahwa cerita pendek ini merefleksikan kondisi sosial dan identitas kultural masyarakat Tionghoa pada abad ke-21, tepatnya pada tahun 2010-an. Setelah mengaitkan antara teks dengan latar sosial serta ideologi pengarang, maka wujud kondisi sosial yang dicerminkan dalam teks melalui gambaran nilai budaya, identitas, historitas, dan religi adalah pengakuan identitas kultural ketionghoaan dan kritik atas asas kesetaraan. Wujud tersebut sampai saat ini masih terus disuarakan, sebab etnis Tionghoa  masih mengalami hal-hal seperti diskriminasi dan rasialis sebagaimana yang pernah terjadi di masa lalu.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dra. Murtini, M.S.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya