Penulis Utama : Dhiana Mintariasih
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : M0617013
Tahun : 2022
Judul : Aktivitas Antioksidan dan Penetapan Kadar Kandungan Total Fenol Kombinasi Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera L.) dan Daun Jamblang (Syzygium cumini L.) Beserta Profil KLT
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. MIPA - 2022
Kolasi :
Sumber : UNS
Subyek :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

Tubuh saat ini memerlukan antioksidan yang cukup untuk mencegah adanya radikal bebas yang dapat berbahaya bagi tubuh. Antioksidan alami yang terbukti memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi adalah daun kelor dan daun jamblang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar fenolik dan aktivitas antioksidan pada kombinasi ekstrak daun kelor dan daun jamblang dengan berbagai perbandingan menggunakan metode penelitian eksperimental.

Kombinasi ekstrak daun kelor dan daun jamblang dengan perbandingan (1:0, 0:1, 1:1, 1:2, 2:1) bertujuan untuk mendapatkan aktivitas antioksidan yang lebih kuat dibandingkan dengan ekstrak tunggal masing-masing. Penetapan kandungan total fenol menggunakan metode Folin-ciocalteu dan penetapan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Metode analisis yang digunakan adalah Spektrofotometer UV-Vis.

 Berdasarkan profil KLT ekstrak daun kelor dan daun jamblang mengandung senyawa flavonoid, saponin, alkaloid, tanin, antrakuinon dan terpenoid. Hasil penetapan kandungan total fenol kombinasi ekstrak daun kelor dan daun jamblang pada perbandingan yaitu (0:1, 1:2, 1:1, 2:1, 1:0)  8,129; 4,957; 3,597; 3,274 and 3,163 mg GAE/g. Hasil penetapaan aktivitas antioksidan kuerserin dan kombinasi ekstrak daun kelor dan daun jamblang pada perbandingan (0:1, 1:2, 1:1, 2:1, 1:0) menggunakan metode DPPH dengan nilai IC50 sebesar 2,584; 5,497; 7,775; 8,339; 8,826 and 13,744 ppm, serta tingkat interaksi kombinasi perbandingan 1:2, 1:1, 2:1 yang dihasilkan adalah sinergis dan sinergis menengah. Hasil ini menunjukkan bahwa pada semua perbandingan memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat, namun pada semua perbandingan aktivitas antioksidan yang diperoleh lebih kuat dibandingkan ekstrak tunggal daun kelor tetapi lebih lemah dibandingkan dengan ekstrak tunggal daun jamblang. Korelasi kandungan total fenolik dan aktivitas antioksidan menggunakan bivariate pearson  menunjukkan korelasi negatif sebesar 50,12%.

File Dokumen Tugas Akhir : Tidak ada file.
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. apt. Nestri Handayani, S.Si., M.Si.
2. Dr. rer.nat. apt. Saptono Hadi, S.Si., M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA