Penulis Utama : Alfi Ardiansyah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K5415006
Tahun : 2022
Judul : Evaluasi Besar Erosi untuk Arahan Konservasi Tanah di Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar Tahun 2019
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. KIP - 2022
Kolasi :
Sumber :
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

ABSTRAK

Alfi Ardiansyah. K5415006. EVALUASI BESAR EROSI UNTUK ARAHAN KONSERVASI TANAH DI KECAMATAN NGARGOYOSO KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2019. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Januari 2022.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) besar erosi di Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar tahun 2019; (2) tipe erosi dominan yang terjadi di Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar tahun 2019; dan (3) arahan konservasi tanah di Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar tahun 2019.

Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei. Metode analisa data yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori Universal Soil Loss Equation (USLE) yang dikembangkan oleh Wischmeier dan Smith (1978). Metode pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Metode pengumpulan data pada penelitian yaitu observasi langsung, uji laboratorium, dan pengumpulan data sekunder. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar pada bulan Agustus sampai dengan September 2019.

Hasil dari penelitian menunjukkan daerah penelitian memiliki empat kelas besar erosi yaitu sangat ringan, ringan, sedang, dan berat dengan luas masing-masing 2.434,6 ha, 2.726,6 ha, 466,4 ha, dan 513 ha. Tipe erosi yang terjadi ada empat macam yaitu erosi percik, lembar, alur, dan parit. Tipe erosi alur memiliki luas terbesar yaitu 2.477,6 ha, serta memiliki jumlah kehilangan tanah terbesar pula 925,2 ton/ha/tahun. Arahan konservasi tanah dapat dikategorikan dalam tiga kelompok, kelompok satuan lahan datar hingga landai perlu dimaksimalkan teknik konservasi secara vegetatif yang dapat berupa sistem wanatani. Kelompok satuan lahan agak curam dapat diberikan teknik konservasi kombinasi berupa kebun campuran. Kelompok satuan lahan curam hingga sangat curam diutamakan teknik konservasi secara mekanis berupa teras.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III .pdf
BAB IV.pdf
BAB V .pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
LAMPORAN.pdf
File Halaman Cover.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Ahmad, M.Si
2. Setya Nugraha, S.Si, M.Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP