Penulis Utama : Chairunnisa Widya Priastuty
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S221808002
Tahun : 2022
Judul : STIGMA KOMUNIKASI MENGENAI PENDERITA COVID-19 PADA MASYARAKAT KAMPUNG KAUMAN, NGUPASAN, GONDOMANAN, YOGYAKARTA
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. ISIP - 2022
Kolasi :
Sumber :
Subyek : -
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Fitur pesan stigmatik mengenai penderita COVID-19 berikut dengan efek yang muncul kini kian santer melekat pada kehidupan masyarakat utamanya yang tinggal di lingkungan sekitar penderita dan atau penyintas COVID-19. Tak hanya bagi penderitanya saja, kata stigma saat ini juga lekat dengan keluarga atau orang memiliki kontak erat sebagai pendukung karena keberadaannya yang memiliki hubungan erat dengan penderita. Stigma muncul sebagai akibat dari kurangnya pemahaman masyarakat secara utuh mengenai COVID-19 itu sendiri. Efek yang ditimbulkan tak luput dalam memengaruhi jalinan komunikasi antara individu satu dengan individu lainnya. Hal ini juga terjadi di Kampung Kauman Yogyakarta di mana dilihat dari teori stigma komunikasi yang terdiri dari fitur pesan stigmatik dan efeknya bisa dilihat dari tiga pihak sekaligus yaitu penderita dan atau penyintas COVID-19 (the marked and the labeled), individu dalam masyarakat (the unmarked and unlabeled), dan keluarga atau orang yang memiliki kontak erat dengan penderita COVID-19 (marked supporters). Stigma yang selama ini kerap menerpa penderitanya, nyatanya pada kasus ini stigma justru lebih banyak mengenai pendukungnya. Dari fenomena tersebut, muncul pertanyaan bagaimana fitur pesan stigmatik dan efek pesan stigmatik mengenai penderita COVID-19 pada masyarakat Kampung Kauman, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta dilihat dari tiga pihak sekaligus.

Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Temuan ini memperlihatkan bahwa pada masing-masing pihak, terdapat kecenderungan dalam menarik diri (withdrawal) dan memberikan edukasi (education) namun dengan pola komunikasi interpersonal yang berbeda. Pada penderita dan atau penyintas COVID-19 komunikasi interpersonal yang terjalin cenderung berjalan lancar sedangkan pada keluarga atau orang yang memiliki kontak erat dengan penderita COVID-19 justru sebaliknya. Pada pihak individu dalam masyarakat, justru menemukan bahwa mereka cenderung bersikap diplomatis dan tertutup pada bentuk pola komunikasi interpersonal dengan penderita COVID-19 dan keluarganya.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
HLM COVER_Chairunnisa Widya.pdf
BAB I_Chairunnisa Widya Priastuty.pdf
DAFTAR PUSTAKA_Chairunnisa Widya.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Drs. Pawito, Ph.D.
2. Dr. Andre N. Rahmanto, S.Sos., M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. ISIP