Penulis Utama : Mohamad Lukmanul Hakim
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K2517040
Tahun : 2021
Judul : Analisis Sifat Termal Komposit Recycled Polypropylene dengan Variasi Fraksi Massa Berpenguat Serat Bambu
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. KIP - 2021
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. KIP-K2517040
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan sifat termal (stabilitas termal), perubahan fasa leleh (Tm) pada variasi  fraksi massa serat dalam material komposit recycled polypropylene (rPP) yang diperkuat dengan serat bambu. Komposit recycled polypropylene (rPP) sebagai matriks polimer dan serat bambu petung (Dendrocalamus asper) sebagai penguat komposit.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Penelitian ini dilakukan pada komposit recycled polypropylene (rPP) diperkuat serat bambu dengan variasi fraksi massa serat 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30%, 35%, dan 40%. Serat bambu diperoleh dari petani bambu yang diolah menjadi serat dengan ukuran mesh 5 dan dilakukan perlakuan dengan 5% NaOH selama 2 jam untuk menghilangkan lignin yang terdapat pada serat bambu. Komposit dibuat dengan menggunakan dua mesin yaitu mesin extrusion molding dengan 4 heater yang digunakan dengan urutan temperatur 170?C, 180?C, 180?C, dan 170?C dengan kecepatan screw 25 rpm. Mesin injection molding dengan temperatur 185?C dengan suhu cetakan spesimen 90?C dan tekanan injeksi sekitar 45 bar selama 20 menit. Pengujian Thermogravimetry Analysis (TGA) dilakukan sesuai dengan standar ASTM E 1131 dan pengujian Differential Scanning Calorimetry (DSC) dilakukan sesuai dengan standar ASTM E 473-85. Merk mesin yang digunakan yaitu LINSEIS STA PT 1600. Massa spesimen komposit 1 s/d 10 mg dengan ukuran maksimal 2 x 2 x 2 mm. Suhu yang digunakan sebesar
30 s/d 600?C dengan kecepatan pemanasan sebesar 10?C/menit dan kondisi ruangan furnace nitrogen dengan kecepatan aliran 4 liter/h.
Hasil pengujian Thermogravimetry Analysis (TGA) menunjukkan bahwa komposit recycled polypropylene (rPP) berpenguat 15% serat bambu memiliki stabilitas termal terbaik pada temperatur 285,67?C dibandingkan dengan fraksi massa serat lainnya yang berada pada range temperatur 235 s/d 280?C. Hasil Pengujian Differential Scanning Calorimetry (DSC) menunjukkan  bahwa recycled polypropylene (rPP) berpenguat 5% serat bambu memiliki perubahan fasa leleh (Tm) terbaik pada temperatur 162,58?C dibandingkan dengan fraksi massa serat lainnya yang berada pada range temperatur 125 s/d 161?C.

Kata Kunci : Sifat Termal, Komposit, recycled Polypropylene (rPP), Serat Bambu

 

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Indah Widiastuti, S.T., M.Eng.
2. Danar Susilo Wijayanto, S.T., M.Eng.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP