Penulis Utama : Muhammad Sholeh
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : T741508006
Tahun : 2021
Judul : Penjernihan Air Baku Sungai Citarum Dalam Rangka Mendukung Program Citarum Harum di Kabupaten Karawang
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2021
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana-T741508006
Subyek : -
Jenis Dokumen : Disertasi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Sungai Citarum merupakan sungai terpanjang dan terbesar di Jawa Barat, memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat, yaitu sebagai sumber air irigasi, sumber air baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sungai Citarum diindikasikan sebagai salah satu sungai dengan tingkat pencemaran tertinggi di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis dan mengevaluasi pencemaran, serta menentukan formulasi kombinasi adsorben untuk penjernihan air baku dan mengevaluasi persepsi masyarakat terhadap pencemaran di Sungai Citarum.
Penelitian dilakukan dari tahun 2019 hingga 2020 dengan lokasi penelitian di Sungai Citarum wilayah Karawang Jawa Barat dan analisis parameter kimia, fisika dan bakteriologi di Laboratorium MIPA Terpadu UNS, Labkesda DKI, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan serta PDAM Tirta Tarum Karawang.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi pencemaran di Sungai Citarum berupa logam Pb, Cu, BOD, E. coli dan Total Coliform. Pencemaran logam Pb, Cu, BOD, E.coli dan Total Coliform   berasal dari aktivitas manusia, limbah rumah tangga dan industri yang ada di sekitarnya. Berdasarkan hasil analisis maka untuk parameter logam berat (Mn, Fe, Cu, Pb), BOD, COD maka komposisi optimum untuk proses penjernihan air baku Sungai Citarum adalah komposisi Pasir Kwarsa/Zeolit/Tanah Andisol/Karbon Aktif  sebesar 20:20:20:40 (J). Komposisi optimum terhadap parameter E. coli, maka untuk lokasi Sebelum Bendungan (SB) dan Bendungan Walahar (BW) maka komposisi optimum adalah Komposisi kandungan Pasir Kwarsa/Zeolit/Tanah  Andisol/Karbon  Aktif  pada  komposisi  F  =  25/25/25/25, G=40/20/20/20, H=20/40/20/20   I=20/20/40/20 dan J=20/20/20/40. Sedangkan untuk untuk lokasi Sungai Citarum 1 (SC1) dan Sungai Citarum 2 (SC2) maka komposisi optimum adalah Komposisi kandungan Pasir Kwarsa/Zeolit/Tanah Andisol/Karbon Aktif pada D=0/0/100/0, E=0/0/0/100,    F=25/25/25/25, G=40/20/20/20, H=20/40/20/20    I=20/20/40/20 dan J=20/20/20/40. Komposisi optimum terhadap parameter E.coli adalah perlakuan majemuk (compound) lebih baik dari perlakuan secara tunggal. Tingkat persepsi, partisipasi, sosial ekonomi, sanitasi dan limbah masyarakat di sekitar Sungai Citarum cukup tinggi, yaitu persepsi masyarakat terhadap Sungai Citarum 89%, dengan tingkat kepedulian sanitasi dan limbah sebesar   83%, dan kondisi sosial ekonomi 59?ik dan 45 % cukup, tingkat partisipasi masyarakat terhadap kelestarian Sungai Citarum 58 % sedangkat 42% perlu ditingkatkan lagi dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan Sungai Citarum.


Kata Kunci : Adsorben, Sungai Citarum, Pencemaran, Penjernihan.

 

File Dokumen Tugas Akhir : Tidak ada file.
File Dokumen Karya Dosen : Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Drs. Sutarno, M.Sc., Ph.D
2. Prof. Dr. Ir. M.Th. Sri Budiastuti, M.Si.
3. Prof. Dr. Pranoto, M.Sc.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana