Penulis Utama : Retno Sunarni
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I0118123
Tahun : 2022
Judul : Analisis Value Engineering (VE) dan Emisi Gas Rumah Kaca dengan Metode Life Cycle Assessment (LCA) pada Struktur Beton (Studi Kasus : Gedung Planetarium Proyek Revitalisasi PKJ TIM Tahap II)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Teknik - 2022
Kolasi :
Sumber :
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Retno Sunarni, 2022. Analisis Value Engineering (VE) dan Emisi Gas Rumah Kaca dengan Metode Life Cycle Assessment (LCA) pada Struktur Beton (Studi Kasus : Gedung Planetarium Proyek Revitalisasi PKJ TIM Tahap II). Skripsi. Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Insfrastruktur menjadi salah satu sektor penting yang menjadi indikator penentu dari perkembangan dan kemajuan suatu negara. Terlebih saat ini, Pemerintah Indonesia tengah menggalakkan pembangunan di berbagai sektor penunjang lainnya, salah satunya adalah sektor pariwisata. Salah satu infrastruktur yang ada dan dibangun untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia adalah Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJ TIM). Pekerjaan renovasi/upgrading Gedung Planetarium Proyek Revitalisasi Pusat Kesenian Jakarta (PKJ TIM) Tahap II tidak terlepas dari adanya pengadaan biaya dan dampak yang diberikan kepada lingkungan dalam bentuk emisi gas rumah kaca.

Pada studi kasus ini, pekerjaan struktur atas memakan biaya tertinggi sebesar 22,80?ri keseluruhan biaya proyek. Di sisi lain, desain struktur balok gedung dinilai memiliki dimensi yang besar sehingga dapat dilakukan pengefisienan. Selain itu, penggunaan semen sebagai penyusun material beton merupakan penyumbang emisi gas rumah kaca sehingga perlu untuk dilakukan substitusi bahan aditif sebagai bahan ganti semen. Bahan aditif semen pada kondisi existing yaitu fly ash (10%) dengan f’c 30 MPa. Sedangkan alternatif bahan aditif semen pada penelitian ini ada 3 jenis yaitu zeolit (10%) dengan f’c 34 MPa, silica fume (10%) dengan f’c 41,4 MPa, dan metakaolin (27,5%) dengan f’c 45 MPa. Dengan pertimbangan tersebut, diharapkan dengan diadakannya penelitian ini akan diperoleh alternatif terbaik bahan aditif semen material penyusun beton dan reduksi (pengurangan) dimensi struktur yang efisien dan optimal sehingga didapat penghematan biaya dengan metode Value Engineering (VE) dan efisiensi emisi gas rumah kaca dengan metode Life Cycle Assessment (LCA). Terdapat empat tahap yang perlu dilakukan dalam analisis penelitian ini, meliputi tahap informasi, tahap analisis, tahap pengembangan, dan tahap rekomendasi. 

Penelitian ini difokuskan pada pekerjaan struktur dua tipe balok saja yaitu balok B49C dan B412B I. Total biaya pekerjaan balok tipe B49C dan B412B I pada kondisi existing adalah Rp 1.409.025.485,45 serta menghasilkan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 186.100,84 kgCO2e. Berdasarkan hasil analisis perbandingan selisih biaya dan selisih emisi gas rumah kaca dengan metode Cost Effectiveness Analysis (CEA) yang merupakan perpaduan hasil Value Engineering (VE) dan Life Cycle Assessment (LCA), disimpulkan bahwa alternatif penggunaan bahan aditif zeolit (f’c 34 MPa) dengan reduksi dimensi menjadi alternatif terbaik dengan keefektifan tertinggi atau memiliki harga termurah dalam menurunkan 1 kgCO2e emisi GRK yaitu sebesar 3.501,33 Rp/kgCO2e sehingga mengalami penghematan sekitar 55,74?ri nilai CEA balok existing, serta menghemat biaya sebesar 1,06%  dan menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 3,20?ri balok existing.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
HALAMAN COVER.pdf
BAB 1.pdf
BAB 2.pdf
BAB 3.pdf
BAB 4.pdf
BAB 5.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Fajar Sri Handayani, S.T., M.T.
2. Ir. Ary Setyawan, M.Sc., Ph.D.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik