ABSTRAKPadi merupakan tanaman pangan penting yang telah menjadi makanan pokok lebih dari setengah penduduk dunia. Kebutuhan akan beras terus meningkatseiring dengan laju pertumbuhan penduduk. Salah satu upaya untuk memenuhikebutuhan pangan di Indonesia yaitu menggunakan padi varietas lokal. Salah satuvarietas lokal yang digunakan yakni padi mentik wangi. Padi Mentik Wangimerupakan padi lokal yang berasal dari Magelang, Jawa Tengah. Padi mentikwangi banyak digemari oleh masyarakat karena memiliki bau harum serta jikadimasak memiliki tekstur yang pulen dan berwarna putih, akan tetapi memiliki umurpanen cukup lama (4 bulan) serta memiliki batang tinggi sehingga mudah roboh.Beberapa kelemahan padi lokal mentik wangi dapat diatasi dengan carapemuliaan tanaman. Pemuliaan tanaman dengan cara mutasi iradiasi sinargamma merupakan salah satu upaya dalam peningkatkan keragaman genetiktanaman. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan galur mutan padi yangberpotensi memiliki batang pendek dan berdaya hasil tinggi. Penelitian inidilaksanakan di Lahan Pertanian Kebun Benih Padi Tegalgondo Desa Sreten,Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah pada Bulan Juni-Oktober2020. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode Rancangan Acak KelompokLengkap (RAKL) dengan faktor tunggal. Faktor yang digunakan adalah galur yangberjumlah 9 dengan jumlah tanaman 30 tanaman dan dengan 3 kali pengulangan.Hasil penelitian ini menunjukan sebanyak 9 galur padi varietas Mentik Wangi yangdiuji menghasilkan daya hasil yang berbeda-beda tiap galur dan tergolong tinggiberkisar 5,36-7,45 Ton ha-1 dan didapat 7 galur yang memiliki karakter batangpendek serta daya hasil tinggi yakni galur M-MW1-G35-02-06-19-70, M-MW1G35-02-06-20-76,M-MW1-G12-01-18-01-86, M-MW1-G12-01-18-01-109-1, MMW1-G12-01-18-01-109-2,M-MW1-G12-01-18-05-8, M-MW1-G35-02-06-19-70.Galur-galur tersebut berpotensi sebagai galur unggul dan perlu diuji lebih lanjutdalam uji multi lokasi.