Penulis Utama : Gagah Saefudin
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2003
Judul : Analisis pengaruh pendapatan nasional tingkat bunga deposito, tingkat inflasi, dan total aktiva bank umum terhadap penghimpunan deposito berjangka pada bank umum di Indonesia tahun 1986-2000
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi UNS - 2003
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F0198037-2003
Subyek : DEPOSITO BANK
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini berjudul “Analisis Pengaruh Pendapatan Nasional, Tingkat Bunga Deposito, Tingkat Inflasi, dan Total Aktiva Bank Umum terhadap Penghimpunan Deposito Berjangka pada Bank Umum di Indonesia Tahun 1986 – 2000”. Usaha mobilisasi dana domestik sangat diperlukan di Indonesia guna mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan modal asing dan pinjaman luar negeri. Salah satunya mobilisasi dana domestik adalah dengan penghimpunan deposito berjangka.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Pendapatan Nasional, Tingkat Bunga Deposito, Tingkat Inflasi, dan Total Aktiva Bank Umum terhadap Penghimpunan Deposito Berjangka pada Bank Umum di Indonesia. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, dari data yang diperoleh dari studi kepustakaan (Library Research) berupa data sekunder dalam bentuk time series dianalisis dengan menggunakan alat analisis Log-Linear Berganda (double log).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Pendapatan Nasional memiliki pengaruh positif terhadap Penghimpunan Deposito Berjangka dengan Koefisien Regresi sebesar 0,370238. Variabel Tingkat Bunga Deposito memiliki pengaruh positif terhadap Penghimpunan Deposito Berjangka dengan Koefisien Regresi sebesar 0,016433. Variabel Tingkat Inflasi tidak mempunyai pengaruh yang penting (signifikan) terhadap Penghimpunan Deposito Berjangka pada Bank Umum. Serta variabel Total Aktiva Bank Umum memiliki pengaruh positif terhadap Penghimpunan Deposito Berjangka Bank Umum dengan Koefisien Regresinya  sebesar 0,754693.

Berdasarkan hasil analisis data, saran-saran yang dapat diajukan adalah Bank Sentral sebagai otoritas moneter harus menerapkan pengawasan yang ketat terhadap kinerja bank-bank umum terutama berkaitan dengan kelancaran penghimpunan deposito berjangka. Selain itu Bank Sentral juga harus dapat menjaga keseimbangan suku bunga terhadap sektor riil. Pemerintah harus bisa mengambil kebijakan yang tepat yang bisa membuat penghimpunan dana dari masyarakat oleh lembaga perbankan menjadi meningkat. Lembaga perbankan diharapkan untuk mematuhi aturan kehati-hatian yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia dan merespon secara baik kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia. Masyarakat bersama pemerintah harus bisa menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif di dalam negeri.

File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Sumardi, SE
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis