Penulis Utama : Nindya Ashiefa Parahita
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : K7118165
Tahun : 2022
Judul : Analisis Kesulitan Pemecahan Masalah Soal Cerita Materi Pecahan Ditinjau dari Gender (Studi Kasus Peserta Didik Kelas IV SD Negeri 1 Tanggeran Tahun Pelajaran 2021/2022)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. KIP - 2022
Kolasi :
Sumber :
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Nindya Ashiefa Parahita. ANALISIS KESULITAN PEMECAHAN MASALAH SOAL CERITA MATERI PECAHAN DITINJAU DARI GENDER (STUDI KASUS PESERTA DIDIK KELAS IV SD NEGERI 1 TANGGERAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022). Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2022.

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai bentuk-bentuk kesulitan yang dialami oleh siswa dalam memecahkan masalah soal cerita pada materi pecahan beserta faktor yang menyebabkan adanya kesulitan tersebut ditinjau dari gender. Indikator langkah penyelesaian pemecahan masalah yang digunakan adalah berdasarkan langkah Polya. Penelitian ini memiliki subjek penelitian peserta didik kelas IV di SD Negeri 1 Tanggeran Tahun Pelajaran 2021/2022.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Tanggeran dan dokumen berupa hasil pekerjaan peserta didik terhadap soal pecahan maupun nilai peserta didik terhadap materi pecahan. Peneliti mengambil 6 peserta didik sebagai subjek penelitian, yaitu tiga peserta didik laki-laki dan tiga peserta didik perempuan beserta hasil tes dan nilai pada materi pecahan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara dan studi dokumen. Teknik uji validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi waktu dan triangulasi teknik. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis menggunakan model Miles dan Huberman.

Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa bentuk-bentuk kesulitan yang dialami oleh peserta didik laki-laki adalah kesulitan dalam menyelesaikan masalah sesuai rencana. Sedangkan, bentuk-bentuk kesulitan yang dialami oleh peserta didik perempuan adalah kesulitan dalam merencanakan penyelesaian masalah dan kesulitan dalam menyelesaikan masalah sesuai rencana. Kedua kesulitan ini merupakan bentuk kesulitan yang selalu muncul secara berulang dalam hasil dua kali tes. Faktor-faktor penyebab kesulitan yang dialami oleh peserta didik laki-laki dalam pemecahan masalah adalah 1) Tingkat IQ peserta didik laki-laki yang lebih baik dalam berpikir logis; 2) Sikap terhadap matematika, peserta didik laki-laki memiliki sikap yang kurang teliti dalam melakukan perhitungan serta time manajemen yang kurang baik dalam pemecahan masalah; 3) kurangnya latihan dalam mengerjakan soal berbentuk cerita. Sedangkan, faktor-faktor penyebab peserta didik perempuan mengalami kesulitan dalam pemecahan masalah: 1) Tingkat IQ peserta didik perempuan yang kurang dalam berpikir matematis; 2) Sikap terhadap matematika, sebagian besar peserta didik perempuan tidak menyukai pelajaran matematika, dan kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran; 3) Tidak memahami inti masalah dalam soal; 4) Kurangnya keterampilan matematis peserta didik.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
HALAMAN COVER.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
LAMPIRAN.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Riyadi, M. Si
2. Drs. M. Ismail Sriyanto, M. Pd.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP