Penulis Utama : Afief Burhany Thahir
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : I0118007
Tahun : 2022
Judul : ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA SIMPANG EMPAT TUGU WISNU DAN SIMPANG EMPAT GIRIMULYO KOTA SURAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK PTV VISTRO
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Teknik - 2022
Kolasi :
Sumber :
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Dalam perkembangan transportasi manusia, permasalahan yang dihadapi semakin kompleks. Salah satu dari permasalahan tersebut adalah kemacetan. Pada umumnya, permasalahan yang sering dijumpai untuk melakukan kegiatan transportasi terletak pada persimpangan jalan di kota-kota besar. Kota Surakarta merupakan salah satu kota budaya dengan jumlah penduduk sebesar 522.728 jiwa dengan perkembangan jalur industri dan perdagangan yang sangat strategis. Hal tersebut menjadikan Kota Surakarta menjadi salah satu kota dengan arus lalu lintas yang sangat sibuk. Ruas Jalan Ahmad Yani merupakan salah satu jalan di Kota Surakarta dengan arus volume lalu lintas kendaraan yang relatif padat. Salah satu titik kemacetan pada ruas Jalan Ahmad Yani adalah Simpang Empat Tugu Wisnu serta Simpang Empat Girimulyo. Dalam mengatasi masalah tersebut, diperlukan analisis kinerja simpang bersinyal pada Simpang Empat Tugu Wisnu dan Simpang Empat Girimulyo.

Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan analisis kinerja simpang bersinyal pada Simpang Empat Tugu Wisnu dan Simpang Empat Girimulyo berdasarkan perangkat lunak PTV Vistro dengan metode HCM 2010, serta melakukan permodelan dan perbandingan dengan skenario kondisi eksisting, skenario optimasi tunggal, serta skenario optimasi terkoordinasi berdasarkan parameter tundaan (delay) dan derajat kejenuhan (degree of saturation).

Hasil analisis menunjukkan kinerja simpang bersinyal dengan perangkat lunak PTV Vistro mengalami peningkatan kinerja pada skenario optimasi bila dibandingkan dengan kondisi eksisting berdasarkan parameter tundaan (delay) dan derajat kejenuhan (degree ofsaturation). Luaran hasil analisis kinerja simpang berdasarkan kondisi eksisting pada Simpang Empat Tugu Wisnu mendapatkan nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,8 (pagi) dan 0,9 (sore) serta nilai tundaan (D) sebesar 130,1 det/smp (pagi) dan 59,0 det/smp (sore) sedangkan pada Simpang Empat Girimulyo mendapatkan nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,6 (pagi) dan 0,6 (sore) serta nilai tundaan (D) sebesar 59,3 det/smp (pagi) dan 50,0 det/smp (sore). Berdasarkan skenario optimasi yaitu skenario optimasi tunggal dan skenario optimasi terkoordinasi didapatkan nilai terbaik dengan skenario optimasi tunggal dengan metode Minimize Critical Movement Delay (Split and Cycle Time) dengan luaran hasil analisis kinerja simpang pada Simpang Empat Tugu Wisnu mendapatkan nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,7 (pagi) dan 0,8 (sore) serta nilai tundaan (D) sebesar 48,7 det/smp (pagi) dan 40,8 det/smp (sore) sedangkan pada Simpang Empat Girimulyo mendapatkan hasil nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,5 (pagi) dan 0,5 (sore) serta nilai tundaan (D) sebesar 30,1 det/smp (pagi) dan 28,5 det/smp (sore).

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover.pdf
BAB 1.pdf
BAB 2.pdf
BAB 3.pdf
BAB 4.pdf
BAB 5.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Lampiran.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Budi Yulianto, S.T, M.Sc., Ph.D
2. Setiono, S.T., M.Sc.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik