Penulis Utama : Sandra Dewantari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : B0418053
Tahun : 2022
Judul : DINAMIKA POLITIK PARTAI GOLKAR DALAM PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF DI KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 1999 - 2004
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ilmu Budaya - 2022
Kolasi :
Sumber :
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} </style> <![endif]-->

ABSTRAK

 

Sandra Dewantari. B0418053. Dinamika Partai Golkar Pada Pemilu Legislatif di Kabupaten Karanganyar Tahun 1999 – 2004. Skripsi: Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret.

Kebijakan politik pada masa reformasi berpengaruh dalam kehidupan Partai Golkar di Kabupaten Karanganyar. Masa Orde Baru Golkar selalu tampil menjadi pemenang pemilu. Namun, Pemilu 1999, yaitu pemilu pertama yang diadakan masa Reformasi, Partai Golkar di Kabupaten Karanganyar mengalami kekalahan untuk pertama kalinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perkembangan politik Partai Golkar Pasca Orde Baru di Kabupaten Karanganyar Tahun 1999 – 2004, (2) dinamika politik Partai Golkar dalam kontestasi Pemilu Legislatif di Kabupaten Karanganyar Tahun 1999 – 2004, (3) strategi yang dilakukan Partai Golkar dalam Pemilu Legislatif di Kabupaten Karanganyar Tahun 1999 – 2004.

Penelitian ini menggunakan penelitian historis yang terdiri dari lima tahapan yang meliputi pemilihan topik, heuristik (pengumpulan sumber), kritik sumber (kritik intern dan kritik ekstern), interpretasi, dan penulisan sejarah. Penelitian ini menggunkakan sumber laporan rekapitulasi suara Pemilu Legislatif 1999 – 2004, data statistik penduduk Kabupaten Karanganyar, buku-buku terkait, surat kabar Solopos, Suara Merdeka, serta wawancara yang langsug dilakukan dengan narasumber yang aktif dalam kepengurusan Partai Golkar seperti Ketua DPD Golkar 1992 – 1998, Ketua  DPD Partai Golkar 2004 – 2009, Sekretaris Partai Golkar Kabupaten Karanganyar, Calon Legislatif Pemilu 2004, dan anggota kelopok Golkar yang terlibat dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Partai Golkar.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan, pertama, Pasca Orde Baru kondisi politik Partai Golkar di Kabupaten Karanganyar tidak stabil. Banyak kader yang berpindah mendukung partai lain serta dihapuskannya monoloyalitas PNS dan TNI membuat Partai Golkar harus mengalami kekalahan dalam Pemilu Legislatif 1999. Kedua, bertolak dari kekalahannya pada Pemilu 1999, Partai Golkar di Kabupaten Karanganyar terus memperbaiki diri dan memperkuat konsolidasi dukungannya. Pada Pemilu Legislatif 2004 Partai Golkar berhasil tampil menjadi pemenang. Hal ini menandakan adanya keberhasilan strategi politik Partai Golkar di Kabupaten Karanganyar. Ketiga, kemenangan Partai Golkar dalam Pemilu Legsilatif 2004 tidak terlepas dari keberhasilan strategi politik yang digunakan Partai Golkar Kabupaten Karanganyar yaitu, paradigma baru Partai Golkar, konsolidasi dan pengembangan partai, pembentukan organisasi sayap, dan penguatan basis desa dan kecamatan.

Berdasarkan analisis dari berbagai sumber yang ditemukan, dapat disimpulkan bahwa pasca Orde Baru, Partai Golkar di Kabupaten Karanganyar kehilangan banyak kader serta banyak mendapatkan opini maupun cap negatif di masyarakat. Hal tersebut ditambah dengan Partai Golkar tidak lagi bisa memanfaatkan kekuataan TNI dan Pegawai Negeri Sipil dalam strategi politiknya. Menuju Pemilu 1999, banyak masyarakat yang melakukan penolakan terhadap Partai Golkar satu diantaranya adalah dengan mencopot dan membakar bendera Partai Golkar. kondisi tersebut menyebabkan Partai Golkar kalah pada Pemilu 1999.

Bertolak dari kekalahannya pada Pemilu 1999, Partai Golkar semakin gencar untuk melakukan konsolidasi untuk mensukseskan Pemilu 2004. Partai Golkar juga mengubah strategi politiknya dengan membuat organisasi sayap bernama AMPG dan KPPG yang bertugas untuk menggalang massa pendukung di Kabupaten Karanganyar. Selain itu, Partai Golkar juga melakukan penguatan basis desa dan kecamatan dengan memanfaatkan Kelompok Golkar yang dibentuk disetiap RT dengan tujuan dapat melakukan penggalangan massa secara masih dari tingkat dusun sampai tingkat kabupaten. Pada Pemilu 2004, Partai Golkar lebih mengutamakan kampanye dialogis dengan massa sedikit dab tempat terbatas yang dinilai lebih maskimal dalam mencapai tujuan yang diharapkan konstituen. Strategi politik yang digunakan Partai Golkar tahun 2004 berhasil membuat Partai Golkar memenangkan Pemilu Legislatif 2004 di Kabupaten Karanganyar.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Asti Kurniawati, S.S., M.Hum.
2. Drs. Suharyana, M.Pd.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya