Penulis Utama : Aji Rais Permana
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : B0417004
Tahun : 2022
Judul : Perkembangan Pendidikan Etnis Tionghoa di Surakarta Tahun 1904-1942
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ilmu Budaya - 2022
Kolasi :
Sumber :
Subyek : -
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Aji Rais Permana. B0417004. 2022. Perkembangan Pendidikan Etnis Tionghoa Di Surakarta Tahun 1904-1942. Skripsi Prodi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret.

Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan (1) Mengetahui keadaan komunitas etnis Tionghoa di Surakarta sebelum kemunculan THHK  (2) Mengetahui kemunculan komunitas etnis Tioghoa di Surakarta dan perkembangan pendidikan etnis THHK dan HCS tahun 1900-1930 (3) Mengetahui perkembangan pendidikan etnis Tionghoa THHK dan HCS di Surakarta pada depresi ekonomi tahun 1930-1942.  

Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Teknik pengumpulan data (heuristik) dengan cara studi dokumen dan studi kepustakaan. Setelah pengumpulan data, selanjutnya melakukan kritik sumber (kritik intern dan ekstern). Data tersebut dianalisa sesuai dengan topik penelitian sehingga diperoleh fakta sejarah yang selanjutnya disusun secara historiografi.

Sejak diberlakukanya politik etis 1901 membuat perkembangan pendidikan etnis Tionghoa di Hindia Belanda khususnya di Surakarta menjadi pesat. Pada rentang tahun 1904 - 1942 munculah dua sekolah modern yaitu  THHK pada tahun 1904 dan HCS pada tahun 1917. Rentang waktu 1917-1942 kedua sekolah ini mengalami perbenturan orientasi kebudayaan. THHK yang condong ke nasionalis Tiongkok dan HCS condong ke pendidikan gaya modern barat. Pada tahun 1930 terjadilah depresi ekonomi di seluruh dunia. THHK dan HCS juga terdampak, akan tetapi mereka memiliki masing-masing cara untuk mengatasinya. Pada tahun 1942 kependudukan Jepang dimulai di Hindia Belanda maka kedua sekolah ini ditutup oleh pemerintah Jepang.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah perkembangan pendidikan etnis Tionghoa di Surakarta pada tahun 1904-1942 memiliki berbagai dinamika. Dinamika ini terdapat pada sekolah THHK dan HCS. Perkembangan kedua sekolah yang berbeda orientasi kebudayaan ini, membawa identitas masing-masing. Kedua sekolah ini sempat saling bersinggung karena perbedaan orientasi kebudayaan tersebut. Depresi ekonomi pada tahun 1930 membuat kedua sekolah ini banyak membuat kebijakan-kebijakan dan langkah perbaikan ekonomi agar terhindar dari kebangkrutan. Hingga pada tahun 1942 kedua sekolah ini resmi ditutup karena Jepang menguasai Hindia Belanda.

File Dokumen Tugas Akhir : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
dafpus fix (1)-1-3.pdf
dafpus fix (1)-4-12.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Susanto, M.Hum.
2. Insiwi Febriary Setiasih, S.S., M.A
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya