Penulis Utama : Adi Loka Sujono
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : T141308001
Tahun : 2021
Judul : Analisis Terjemahan Satuan Bahasa Pengisi Struktur Tematik dan Progresi Tematik dalam Buku Rumi: A Spiritual Biography ke dalam Bahasa Indonesia
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2021
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana-T141308001
Subyek : -
Jenis Dokumen : Disertasi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Menerjemahkan merupakan suatu tindakan dalam mengalihkan pesan dari Teks Sumber (TSu) ke Teks Sasaran (TSa) yang dimaksudkan untuk menghasilkan kesepadanan baik dalam bidang isi maupun bentuk. Di sini yang dimaksudkan dengan pesan adalah makna yang terkandung dalam TSu, sedangkan bentuk merujuk pada bagaimana penulis menyusun teks sesuai dengan genre tulisan yang diinginkan. Agar bisa menganalisis kesepadanan tersebut, dalam penelitian sekarang ini digunakan Pendekatan Linguistik Sistemik Fungsional (LSF) (yang aslinya diusulkan oleh Firth dari Aliran London dan kemudian dikembangkan oleh Halliday, 1994) untuk menganalisis Tema pada satuan bahasa pengisi Struktur Tematik (ST) dan pada Progresi Tematik (PT) (yang dikembangkan oleh Danes, 1974 dan disempurnakan oleh Abed, 2015 dan Wei Jing, 2016) untuk mengetahui alur perkembangan teks. Kajian terhadap ST dan PT pada penelitian ini ditujukan untuk mengkaji  (1) jenis ST , (2) jenis PT, (3) teknik penerjemahan yang diadopsi penerjemah, (4) pergeseran terjemahan pada ST, (5) pergeseran PT dan (6) kualitas terjemahan Tema pada buku Rumi: A Spiritual Biography  ke dalam Bahasa Indonesia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data yang diperoleh dengan menggunakan criterion/theoretical-based sampling ini dikumpulkan melalui dua teknik yakni analisis dokumen dan Focus Group Discussion (FGD).  Data bersumber dari dokumen berbentuk sebuah buku biografi dengan judul Rumi: A Spiritual Biography dan terjemahannya dalam Bahasa Indonesia dan informan yakni rater.. Setelah data terkumpul, dilakukan analisis induktif terhadap data satu per satu melalui empat prosedur analisis yang diusulkan Spradley (2006) yakni: (1) analisis domain, (2) analisis taksonomi, (3) analisis komponensial, dan (4) analisis tema budaya. Dalam penelitian ini ada dua jenis data yakni data linguistik dan data terjemahan. Untuk itu, data yang diperoleh berupa jenis-jenis ST dan PT, teknik penerjemahan, pergeseran terjemahan dan skor kualitas terjemahan yang terdiri atas keakuratan, keberterimaan dan keterbacaan dari proses penerjemahan dalam teks rekon tersebut.
Hasil analisis data memperlihatkan bahwa (1) mengenai isi jenis ST, Tema Topikal mendominasi jumlahnya dimana Tema ini terdiri dari Tema Topikal Tak Bermarkah yang mengacu pada partisipan, sirkumstan dan proses, dan  Tema Topikal Bermarkah yang memperlihatkan lokasi spasial, sudut pandang, eksten-spasial, kondisi, pembandingan dan sebab. Kemudian diikuti oleh Tema Tekstual yang terdiri atas konjungsi (struktural),  conjunctive adjunct dan konjungtif yang berfungsi memuluskan alur informasi yang dikemukakan atau koherensi teks dan terakhir adalah Tema Interpersonal yang hanya direpresentasikan oleh proposisi sebagai upaya yang dilakukan oleh penulis untuk menjalin hubungan yang baik dengan pada pembacanya; (2) PT yang berfungsi untuk memperlihatkan alur atau pengorganisasian atau koherensi dan pengembangan suatu wacana  pada prinsipnya dibagi menjadi dua yakni tunggal, dimana dalam suatu paragraf tunggal, ada satu jenis PT, dan Ganda, yang juga disebut Kombinasi oleh Abed (2015) dan Periferal oleh  Wei Jing (2016) dimana dua jenis PT tersebut berada dalam sebuah paragraf. Dalam kasus ini, jenis PT Ganda memiliki jumlah yang agak lebih tinggi dibandingkan jenis PT Tunggal. Jenis PT tunggal kemudian dibagi menjadi PT Konstan, Linear dan PT Konsentratif sebagaimana yang dikemukakan Danes (1974) sementara jenis PT ganda yang dalam hal ini disebut sebagai jenis PT kombinasi atau periferal terdiri atas jenis PT Linear-Konstan, PT Konstan-Linear, PT Konsentratif-Linear, PT Linear-Konsentratif, PT Konsentratif-Konstan dan PT Konstan-Konsentratif; (3) jumlah teknik penerjemahan yang diadopsi penerjemah dalam menerjemahkan Tema adalah sebanyak 14 (empat belas) taknik yang didominasi oleh Padanan Lazim yang merepresentaysikan prosentasi tertinggi dan kemudian diikuti oleh Padanan Alami, Peminjaman Alami, Reduksi, Modulasi, Eksplisitasi, Adisi, variasi, Implisitasi, Kreasif Diskursif, Transposisi, generalisasi, Delesi, dan Partikularisasi; (4) pergeseran ST dibagi menjadi tiga dimana jumlah pergeseran tertinggi diperlihatkan oleh pergeseran struktural, diikuti oleh pergeseran unit/tataran yang terdiri atas pergeseran ke bawah dan pergeseran ke atas dan terakhir adalah pergeseran kelas; (5) kendati pergeseran PT semuanya didominasi oleh pergeseran struktural, jumlah pergeseran dalam PT Tunggal dan Ganda hampir sama. Pergeseran pada PT Tunggal direpresentasikan oleh jenis PT Linear, PT Konstan dan PT Konsentratif, sementara pergeseran pada PT Ganda diperlihatkan oleh jenis PT Linear-Konstan, PT Linear-Konsetratif, PT Konstan-Linear, PT Konstan-Konsentratif dan PT Konsentratif-Konstan; dan (6) kualitas terjemahan Tema sangat bagus dimana kualitasnya dibagi menjadi tiga bagian yakni keakuratan (2.90), keberterimaan (2.99) dan keterbacaan (2.99). Keseluruhan kualitas terjemahan Tema adalah 2.95 dari nilai mutlak 3.

Kata Kunci: Terjemahan, Struktur Tematik, Progresi tematik, Biografi,Teks rekon

 

File Dokumen Tugas Akhir : Tidak ada file.
File Dokumen Karya Dosen : Halaman Judul.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
Daftar Pustaka.pdf
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Drs. M. R. Nababan, M.Ed, MA., Ph.D.
2. Prof. Dr. Djatmika, M.A.
3. Prof. Dr. Tri Wiratno, M.A.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana