Penulis Utama : Maslaha Fahmi
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H3119040
Tahun : 2022
Judul : EVALUASI KONSEP CARA PRODUKSI PANGAN YANG BAIK UNTUK INDUSTRI RUMAH TANGGA (CPPB-IRT) PADA PEMBUATAN GETI WIJEN DI UKM “BU PARTI” BANARAN, WONOBOYO, WONOGIRI
Edisi :
Imprint : Surakarta - Sekolah Vokasi - 2022
Kolasi :
Sumber :
Subyek : -
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

EVALUASI KONSEP CARA PRODUKSI PANGAN YANG BAIK UNTUK INDUSTRI RUMAH TANGGA (CPPB-IRT) PADA PEMBUATAN GETI WIJEN DI UKM “BU PARTI” BANARAN, WONOBOYO, WONOGIRI

 

Maslaha Fahmi

H3119040

ABSTRAK

Geti merupakan biji wijen yang dibalut dengan gula karamel yang berserat lembut. Geti wijen terbuat dari wijen, gula merah, air, kayu manis dan jahe. Tugas akhir ini dilakukan untuk mengevalausi dan memberikan langkah perbaikan konsep Cara Pengendalian Mutu Yang Baik pada pembuatan geti wijen di UKM “Bu Parti”. Konsep CPPB-IRT berdasar aturan BPOM RI Nomor HK 03.1.23.04.12.2206 tahun 2012 tentang Cara Produksi Pangan Yang Baik Untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT). Pengambilan data dilakukan dengan observasi, wawancara dengan pemilik UKM maupun karyawan UKM, pengambilan sampel, dokumentasi, pengujian di laboratorium, dan studi pustaka. Evaluasi yang dilakukan tentang konsep CPPB-IRT meliputi lingkungan produksi, bangunan dan fasilitas, peralatan produksi, suplai air, fasilitas dan kegiatan higiene dan sanitasi, kesehatan dan higiene karyawan, pemeliharaan dan program higiene sanitasi karyawan, penyimpanan, pengendalian proses, pelabelan pangan, pengawasan oleh penanggungjawab, penarikan produk, pencatatan dan dokumentasi, dan pelatihan karyawan. Berdasar hasil evaluasi yang telah dilakukan terdapat 5 poin yang sudah sesuai dengan BPOM (2012) dan ada 9 poin yang belum sesuai. Langkah perbaikan yang diberikan penulis kepada UKM “Bu Parti” berdasar evaluasi yang telah didapatkan. Pengujian yang dilakukan untuk mengetahui karakteristik mutu geti wijen UKM “Bu Parti” yaitu analisis kadar abu, analisis kadar air, analisis asam lemak bebas, analisis angka lempeng total, dan uji keadaan. Berdasar uji tersebut didapatkan hasil kadar abu sampel A,B,C berturut-turut 1,062 ± 0,06 %; 1,290 ± 0,21 %; 1,014 ± 0,20%. Hasil kadar air untuk sampel A,B,C berutut-turut 1,947 ± 0,16 %; 1,979 ± 0,18 %; 2,342  ± 0,21 %. Kadar asam lemak bebas sampel A,B,C berturut-turut 0,943 ± 0,02 %; 0,886 ± 0,07%; 0,508 ± 0,18 %. Angka lempeng total sampel A,B,C berturut-turut 0,48 x 103  ± 0,035 x 103  koloni/gram; 0,57 x 103 ± 0,07 x 103 koloni/gram; 0,88 x 103  ± 0,03 x 103 koloni/gram. Pada uji organoleptik (keadaan) melalui parameter warna, aroma, rasa, dan tekstur semua dalam kondisi normal. Konsep CPPB-IRT dilakukan untuk menjamin produk yang dihasilkan dalam keadaan aman dan mutunya terjamin.

File Dokumen Tugas Akhir : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
bab 1.pdf
bab 2.pdf
bab 3.pdf
bab 4.pdf
bab 5.pdf
dapus.pdf
lampiran.pdf
File Dokumen Karya Dosen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ardhea Mustika Sari, S.TP., M.Sc
Catatan Umum :
Fakultas : Sekolah Vokasi