Penulis Utama : Fibriani Nur Rokhmawati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H.3106048
Tahun : 2009
Judul : Quality control kopi bubuk “ cap tjangkir “ di PT. Podorejo Sukses Tempuran-Magelang Jawa Tengah
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Pertanian - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Pertanian Prog. DIII Teknologi Hasil Pertanian-H.3106048-2009
Subyek : QUALITY CONTROL
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Setiap perusahaan diharapkan menghasilkan produk yang berkualitas dan aman dikonsumsi oleh masyarakat. Untuk menghasilkan produk tersebut maka perlu diadakan proses Quality Control pada setiap proses produksi. Kegiatan magang ini digunakan untuk meningkatkan pemahaman mengenai Quality Control pada kopi bubuk antara teori dan penerapannya di lapangan mengenai Quality Control bahan baku, proses pengolahan, produk akhir. Pengumpulan data dalam kegiatan magang ini dilaksanakan dengan metode studi pustaka, observasi, wawancara dan teerlibat langsung dengan proses produksi. Bahan baku yang digunakan adalah jenis kopi arabica, Robusta, Excelsa dan WIB. Dimana bahan baku diperoleh dari Wonosobo. Bahan tambahan yang digunakan meliputi jagung, marning dan essence. Biji jagung didatangkan dari Magelang, marning dari daerah Kediri, sedangkan essence merupakan produk import yang didistribusikan oleh supplier di Jakarta, Semarang dan Surabaya.. Proses pengolahan kopi bubuk meliputi penyangraian biji kopi, penyangraian jagung dan marning, pemberian essencce pada kopi, jagung dan marning sangrai, pemberian gula pasir pada jagung dan marning sangrai, pencampuran antara kopi-jagung-marning, proses milling ( penepungan ) dan proses pengemasan kopi bubuk. Penilaian karakter biji kopi beras biasanya meliputi warna, keseragaman ukuran, rupa, dan bau. Dari hasil analisis dapat diketahui kadar air dari biji kopi memiliki kadar air rata – rata 11,57 %. Hal ini sudah sesuai dengan SNI 01-2907-2008 yaitu kadar air biji kopi maksimal 12,5 %. Dilakukan pengecekan suhu pada mesin PROBAT, untuk PROBAT kapasitas 60 kg suhu kematangan mencapai ± 117,5 oC dan untuk PROBAT kapasitas 25 kg suhu kematangan mencapai 100 – 200 oC dengan lama penggorengan 15 menit dan pendinginan 12 menit. Dari hasil analisis dapat diketahui kadar air dari kopi bubuk ” cap Tjangkir ” sebesar 2,43%. Dan kadar abu sebesar 2,68 %. Hal ini menunjukan bahwa kadar air dan kadar abu kopi bubuk “ cap Tjangkir “ telah memenuhi SNI 01-3542-1994 bahwa kadar air maksimal 7% dan SNI 01- 3542 -1994 kadar abu maksimal 5 %. Kata Kunci : Quality Control, Kopi Bubuk
File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Basito, MSi
2. Ir. Windi Atmaka, MP
Catatan Umum : 1994/2009
Fakultas : Fak. Pertanian